Pembakaran Sampah Ganggu Warga, DPRD Bantul Minta Kesepakatan Dipatuhi
DPRD Bantul menyoroti pembakaran sampah liar di Pleret yang mengganggu warga. Dewan meminta kesepakatan pemindahan dipatuhi.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menargetkan seluruh warganya telah mendapat program vaksinasi pada 17 Agustus mendatang. Seluruh upaya akan dikerahkan untuk mewujudkan target tersebut termasuk bekerja sama dengan berbagai pihak guna mempercepat proses pembentukan kekebalan kelompok.
Walikota Jogja, Haryadi Suyuti menyebut program vaksinasi dan protokol kesehatan adalah kunci dalam menekan penyebaran Covid-19. Pihaknya saat ini tengah menggenjot program vaksin dan juga sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat agar penyebaran Covid-19 dapat ditekan.
Hal itu disampaikannya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 di Gembira Loka Zoo pada Jumat (18/6/2021). Pada kesempatan itu, sebanyak 1.200 orang menjadi sasaran guna mempercepat proses pembentukan kekebalan kelompok dan mempercepat proses penanganan Covid-19.
"Vaksinasi ini merupakan kerja sama yang baik antara pemerintah dan pihak swasta dimana tempatnya bisa dijadikan lokasi vaksinasi. Total ada sebanyak 1.200 lebih," ujarnya.
Haryadi berharap, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 nantinya akan diperluas dengan menyasar kepada sektor masyarakat lainnya. Baik itu remaja, pra lansia, lansia, pekerja swasta dan sebagainya. "Kami akan bekerja ekstra keras untuk mempercepat program vaksinasi ini. Targetnya 17 Agustus nanti seluruh warga Kota Jogja sudah divaksin," ujarnya.
Baca juga: Pegawai Terinfeksi Covid-19 di Kompleks Balai Kota Jogja Bertambah
Dia menambahkan, pihaknya juga mempersilahkan kepada instansi swasta dan kelompok lain untuk mengajukan permohonan pelaksanaan vaksin. Pihak-pihak yang mempunyai tempat yang representatif dan cocok untuk dijadikan lokasi vaksin diharapkan bisa mengajukan diri.
"Saya persilahkan pihak swasta agar mengajukan kepada kami. Sekarang kami juga tengah memproses sentra vaksin agar semuanya bisa cepat selesai," katanya.
Walikota Jogja, Heroe Poerwadi menyebut, data terbaru menunjukan bahwa sebanyak lebih dari 140.000 orang telah divaksin dosis pertama serta sekitar 110.000 orang yang divaksin dosis kedua. "Sudah ada 21.000 vaksin AstraZeneca yang kami suntikkan ke masyarakat dan sekarang kami akan menyelesaikan 20.000 sisanya," kata Heroe.
Dia menargetkan, pada bulan ini pihaknya berharap agar petugas kesehatan mampu menyuntikkan sebanyak lebih dari 40.000 dosis vaksin kepada masyarakat. "Syukur-syukur lansia, pra lansia, tokoh masyarakat, dan petugas pelayanan publik selesai semua," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul menyoroti pembakaran sampah liar di Pleret yang mengganggu warga. Dewan meminta kesepakatan pemindahan dipatuhi.
Aktivasi IKD Kulonprogo baru 7,98 persen. Blank spot, spesifikasi HP, dan rendahnya kehadiran warga menjadi kendala.
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.
Anggaran MBG terserap Rp139,77 triliun hingga 16 September 2026. BGN masih memiliki sekitar Rp79 triliun untuk penyaluran hingga akhir tahun.
Veda Ega Pratama melesat dari P19 ke P4 di Moto3 Austria 2026 sebelum terkena double Long Lap Penalty dan finis P13.