Tempat Tidur Pasien Covid di Jogja Mengkhawatirkan, Ini Permintaaan DPRD

Ilustrasi. - Freepik
23 Juni 2021 09:37 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Tingkat keterisian tempat tidur di sejumlah rumah sakit (RS) rujukan pasien Covid-19 di Kota Jogja kian mengkhawatirkan.

Dari pemantauan tim Pansus Covid-19 DPRD Kota Jogja belum lama ini, tingkat keterisian tempat tidur RS rujukan Covid-19 terungkap melonjak drastis.

Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Jogja Antonius Fokki Ardiyanto mengatakan pekan lalu memantau dua RS rujukan Covid-19 di Kota Jogja yakni RSUD Wirosaban dan RS Bethesda. Hasilnya, di RSUD Wirosaban semua ruang untuk penanganan Covid-19 baik yang ICU ataupun non ICU penuh.

RSUD Wirosaban menyiapkan sedikitnya 40 tempat tidur non ICU dan tujuh untuk ICU. Kendala yang muncul adalah bila dalam satu ruang ada tiga tempat tidur dan satu ditempati perempuan, dua tempat tidur yang lain tidak bisa ditempati lawan jenis.

"Ini yang harus segera dicarikan formulasinya mengingat di luar juga banyak pasien yang antre," katanya Selasa (22/6/2021).

Sementara, di RS Bethesda bed yang disiapkan baik ICU maupun non ICU adalah sejumlah 50 tempat tidur yang juga sudah dalam kondisi penuh. "Walaupun ada catatan bahwa perubahan ini sangat cepat belum tentu sekarang penuh besok juga penuh," katanya.

Dia menilai, dengan melihat situasi di kedua RS, Pemkot Jogja mesti segera mengambil kebijakan yang optimal dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. "Sehingga kemungkinan terburuk dari situasi pandemi Covid-19 dapat tertangani dengan baik," imbuhnya.

Belum lama ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani mengatakan telah menjalin komunikasi kepada sejumlah RS rujukan Covid-19 guna menambah ketersediaan tempat tidur bagi pasien bergejala sedang dan berat (bed non critical) maupun tempat tidur bagi pasien bergejala kritis (bed critical).

"Sudah kami hubungi direktur rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19. Saat ini tengah diproses. Tapi itu kan tentunya butuh waktu," kata Emma.

Dia memastikan rumah sakit rujukan siap dalam menambah ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19. Namun, penyediaan tambahan tempat tidur itu disebut dia tentunya membutuhkan proses dan juga kesiapan yang matang.

"Dengan adanya tambahan tempat tidur ternyata fasilitas sarana dan prasarananya juga pasti ditambah. Termasuk pula sumber daya kesehatannya," ujar Emma.