Indosat Tumbuh Double-Digit, Perkuat Bisnis Telekomunikasi untuk Kembangkan AI
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) mencatatkan pertumbuhan pendapatan dua digit sepanjang sembilan bulan pertama 2026.
Focus group discussion (FGD) laporan akhir kajian ekonomi kreatif yang digelar oleh Bagian Perekonomian dan Kerjasama Kota Jogja, di Hotel Tjokro Style, Selasa (22/6/2021)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus berkomitmen dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut dibuktikan dalam kebijakan anggaran tahun 2021.
Sekda Kota Jogja Aman Yuriadijaya menyampaikan dalam APBD Kota Jogja pada tahun 2021 sudah menggambarkan penanganan Covid-19 untuk pemulihan ekonomi.
Pihaknya menyatakan dalam penanganan Covid-19 yang berorientasi pada protokol kesehatan tidak hanya untuk menegakkan aspek kesehatan.
"Tetapi penanganan kesehatan dalam rangka menuju pemulihan ekonomi sebagai substansi dasar tujuan untuk mensejahterakan masyarakat," ujarnya saat membuka focus group discussion (FGD) laporan akhir kajian ekonomi kreatif yang digelar oleh Bagian Perekonomian dan Kerjasama Kota Jogja, di Hotel Tjokro Style, Selasa (22/6/2021).
Ia menjelaskan daya saing utama Kota Jogjaa adalah dalam bidang budaya, pendidikan, pariwisata dan ekonomi kreatif. Sementara sektor pendidikan dan pariwisata merupakan pendukung utama perkembangan ekonomi kreatif di Kota Jogja.
"Perkembangan perekonomian Kota Yogyakarta juga tidak bisa dipisahkan dari sektor tersebut. Terbukti dengan adanya pandemi Covid-19 yang menghantam sektor pendidikan dan pariwisata, perekonomian Kota Yogyakarta mengalami penurunan yang sangat drastis," katanya.
Meski demikian diakuinya ada beberapa hal yang belum sempurna dalam penganggaran karena dalam situasi pandemi tidak seperti yang dibayangkan di awal. Oleh sebab itu dilakukan realokasi dan refocusing anggaran agar terjaga untuk penanganan pandemi Covid-19.
“Sepanjang tahun ini kami sudah melakukan dua kali realokasi dan refocusing anggaran. Tapi tidak ada program-program langsung ke masyarakat yang diubah," jelasnya.
Selain itu program-program kegiatan fisik Pemkot Jogjajuga tetap dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
Berkaitan dengan ekonomi kreatif, ia membeberkan sebagai Kota Pariwisata, masyarakat Kota Yogyakarta dikenal dengan masyarakatnya yang memiliki kreativitas tinggi yakni banyaknya pengrajin, musisi, insan film, seni, dan kuliner yang beraneka ragam ada di Kota Yogyakarta. Adanya modal sumber daya manusia dan kreativitas merupakan unsur pokok dari ekonomi kreatif.
"Ekonomi kreatif dan sektor pariwisata merupakan dua hal yang saling berpengaruh dan dapat saling bersinergi jika dikelola dengan baik. Sehingga ekonomi kreatif sangat tepat untuk dikembangkan di Kota Yogyakarta," ujarnya.
Ia mengungkapkan pengembangan ekonomi kreatif tidak lepas dari pembentukan Kota Yogyakarta sebagai komunitas kota kreatif.
"Pengembangan sebuah ekosistem besar kreativitas akan membawa konsekuensi terwujudnya Kota Yogyakarta sebagai ruang hidup kreativitas yang manusiawi dan berkelanjutan," ujarnya
Dalam skala operasionalnya, lanjutnya, konsep pengembangan ekosistem ekonomi kreatif kota menjadi tumpuan bagi keberlangsungan kerja sistem dari ekosistem kreatif kota itu sendiri.
Oleh karena itu diperlukan langkah-langkah strategis dan inovatif, terutama agar kebijakan pemulihan ekonomi di Kota Yogyakarta dapat terealisasi lebih cepat dan terarah.
Namun demikian, lanjutnya, terdapat beberapa tantangan dalam pengembangan ekonomi kreatif, seperti peningkatan kolaborasi dan integrasi program dan kegiatan dari dinas-dinas yang terkait dengan ekonomi kreatif, kebutuhan wisatawan sangat dinamis dan beragam sehingga dituntut untuk mampu menangkap peluang-peluang baru dan melakukan inovasi secara terus-menerus, dibutuhkan cara-cara maupun strategi baru.
"Selain itu perlunya peningkatan inovasi produk UMKM, optimalisasi potensi budaya di tingkat Kelurahan dan Kemantren, serta peningkatan kolaborasi dan integrasi antara dunia pendidikan dengan lapangan pekerjaan yang terkait dengan ekonomi kreatif," ujarnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) mencatatkan pertumbuhan pendapatan dua digit sepanjang sembilan bulan pertama 2026.
Bulog menargetkan pengadaan 1 juta ton jagung pada 2026 dengan mengoptimalkan gudang, fasilitas pengeringan, dan jaringan petani.
Ketum PBNU Gus Kikin mengimbau warga Sukoharjo menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi kasus pembakaran warung mi babi serta penggeledahan ponpes.
Dinas Pariwisata DIY meluncurkan Calendar of Events 2027 dengan 203 agenda wisata untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan
Kemlu memverifikasi kabar WNI berinisial MT yang diduga tewas setelah direkrut militer Rusia dan diterjunkan berperang di Ukraina.
Veda Ega Pratama naik ke peringkat ketujuh klasemen Moto3 2026 setelah finis kedua di GP Malaysia dengan koleksi 131 poin.