Sampah Rumah Tangga Naik, Pembangunan PSEL Bantul Masih Mandek
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
Direktur Utama Bank Bantul Bambang Suryo Wibowo (pojok kiri) mendampingi Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyerahkan bantuan kepada pihak panti asuhan. Kegiatan buka bersama Bank Bantul hari ini dihadiri jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Bantul pada Minggu (1/3). Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengapresiasi langkah badan usaha milik daerah (BUMD) Bank Bantul yang menyalurkan bantuan sosial senilai Rp40 juta pada momentum Ramadan 2026. Ia menilai kontribusi tersebut mencerminkan komitmen nyata dalam memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendukung perekonomian daerah.
Kegiatan penyaluran bantuan digelar dalam agenda buka bersama yang dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bantul pada Minggu (1/3/2026). Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai dan paket sembako kepada sejumlah penerima manfaat, mulai dari panti asuhan hingga tukang becak.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyampaikan bahwa perkembangan BUMD tersebut menunjukkan tren positif dan semakin memberikan dampak bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan Bank Bantul bisa berkembang lebih baik lagi. Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengikuti saran, himbauan, dan edaran Bupati Bantul agar kita mendukung keberadaan Bank Bantul,” katanya.
Menurut Abdul Halim, keberadaan BUMD tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan, terlebih pada bulan Ramadan yang sarat nilai kebersamaan.
Di sisi lain, Direktur Utama Bank Bantul, Bambang Suryo Wibowo, menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah seluruh karyawan.
“Di bulan yang penuh berkah ini, Bank bantul menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah yang berasal dari seluruh karyawan, kepada tukang kebun, office boy, kaum dhuafa, tukang becak, serta panti asuhan,” ucapnya.
Ia juga memaparkan capaian kinerja perusahaan. Hingga Desember 2025, aset yang berhasil dihimpun mencapai Rp577 miliar, dengan dana simpanan berupa deposito dan tabungan sebesar Rp425 miliar.
"Aset terkumpul Rp577 miliar. Kita juga telah menyalurkan dana sebesar Rp135,3 miliar kepada UMKM. Hal itu bertujuan untuk penguatan perekonomian di UMKM," ucapnya.
Abdul Halim menambahkan, penyaluran pembiayaan kepada UMKM tersebut menjadi bukti bahwa BUMD mampu mengambil peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Bumi Projotamansari, seiring meningkatnya kebutuhan pembiayaan sektor usaha kecil dan menengah di Bantul pada 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.