Proyek Pabrik VinFast di AS Terancam Diambil Alih Pemerintah
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Foto ilustrasi: Petugas memeriksa kupon peserta vaksinasi COVID-19 yang dibagikan kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). /ANTARA FOTO-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul memastikan melakukan vaksinasi ke 3.000 pedagang dan pelaku wisata di pantai selatan Bantul, pada Rabu (30/6/2021) dan Kamis (1/7/2021) mendatang.
Untuk memudahkan vaksinasi, sekaligus mencegah terjadi kerumunan, vaksinasi pedagang dan pelaku wisata akan dilakukan di beberapa titik di sepanjang Pantai Selatan Bantul.
"Semakin banyak titik untuk vaksinasi akan semakin baik," kata Sekda Bantul Helmi Jamharis, usai rapat koordinasi vaksinasi pedagang pantai selatan, di Gedung Parasamya, Kamis (24/6/2021).
Helmi mengungkapkan, saat ini pihak kapanewon dan kalurahan di masing-masing yang memiliki objek wisata di pantai selatan Bantul berkoodinasi dengan kelompok pedagang agar vaksinasi yang dilakukan oleh Pemkab Bantul bisa diikuti semua pedagang dan pelaku wisata.
"Saat ini mereka sedang berusaha mendorong agar vaksinasi bisa maksimal. Karena untuk titik vaksinasi, nantinya bisa lebih dari lima titik," imbuh Helmi.
BACA JUGA: Ingin Kurangi Konsumsi Makanan Olahan selama Pandemi? Begini Tipsnya
Helmi juga mengakui jika kemungkinan target vaksinasi yang dilakukan selama dua hari itu bisa saja tidak tercapai. Meski demikian, ada kebijakan dari Pemkab jika pedagang dan pelaku wisata yang telah divaksin diperbolehkan melakukan kegiatan di pantai selatan.
"Nanti yang sudah divaksin sudah boleh berkegiatan. Untuk itu perlu sosialisasi agar mereka hadir dan mengikuti vaksinasi pada Rabu dan Kamis tersebut," ucap Helmi.
Mengenai sanksi kepada pelaku wisata dan pedagang yang tak ikut vaksinasi, Helmi menyatakan secara konkret di rapat koordinasi belum muncul.
"Tapi pak Kapolres dan pak Dandim telah mencitir terhadap regulasi yang mengatur masyarakat yang tidak mau vaksin akan ada sanksinya. Minimal tidak boleh berdagang dulu," kata Helmi.
Terpisah, Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul Abednego Dani Nugroho mengatakan stok vaksin untuk vaksinasi massal pedagang dan pelaku wisata di pantai selatan Bantul masih mencukupi. Nantinya para pelaku wisata dan pedagang akan menggunakan vaksin Sinovac. Sebab masih ada sekitar 24.000 dosis vaksin Sinovac.
"Sementara untuk 42.000 dosis vaksin AstraZeneca yang ada sudah habis. Nanti kami tinggal siapkan untuk vaksinatornya. Intinya vaksin cukup dan siap," tandas Abed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
BGN berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri untuk mengusut maraknya dugaan penipuan jual beli titik SPPG program Makan Bergizi Gratis.
KPK memeriksa tiga ASN Kemenhub sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Kemendag meluncurkan layanan alat ukur SPKLU guna memastikan konsumen kendaraan listrik mendapat daya sesuai pembayaran
Penjualan sapi kurban asal Gunungkidul tembus 4.700 ekor jelang Iduladha 2026. Permintaan naik dibanding tahun lalu.
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.