Putusan MK Diikuti, MBG Dipisah dari Anggaran Pendidikan di APBN 2028
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk pedagang Pasar Tempel, Selasa (29/6/2021)./Ist-dok
Harianjogja.com, SLEMAN--Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengaktifkan 96 selter isolasi mandiri tambahan guna mengantisipasi melonjaknya kebutuhan ruang isolasi mandiri seiring kenaikan jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19.
"Selter ini merupakan permintaan kami melalui Instruksi Bupati Sleman kepada setiap kelurahan agar membuat selter COVID-19 di wilayah masing-masing, beberapa waktu lalu," kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (30/6/2021).
Menurut dia, kasus positif COVID-19 di Kabupaten Sleman yang meningkat dalam dua minggu terakhir, menyebabkan kapasitas fasilitas pelayanan kesehatan (fayankes) mulai berkurang.
BACA JUGA: Rugikan Korban Puluhan Juta, Polda DIY Buru Komplotan Skimming
Data dari Dinas Kesehatan Sleman pada 28 Juni 2021, fayankes ruang isolasi mandiri, seperti di asrama haji, Rusunawa Gemawang, Asrama Unisa dan Asrama UII rata-rata sudah terisi sekitar 70 persen.
"Selter yang berada di setiap kelurahan ini memanfaatkan berbagai tempat, seperti sekolah, balai kalurahan, puskesmas pembantu (pustu), gedung olahraga (GOR), barak pengungsian dan bangunan lainnya," katanya.
Menurut dia, yang menjadi poin kunci selter ini adalah setiap ruangan isolasi harus memiliki kamar mandi sendiri.
"Hal itu untuk meminimalkan penularan virus yang sebelumnya tetap terjadi, meskipun sudah isolasi mandiri di rumah," katanya.
Ia mengatakan, selter isolasi mandiri di masing-masing kelurahan itu memiliki daya tampung antara lima hingga 10 orang. Dan yang menempati selter adalah pasien positif COVID-19 tanpa gejala dan gejala ringan.
"Selain itu selter juga difungsikan sebagai tempat masyarakat yang sedang menunggu hasil tes PCR agar tidak keluyuran hingga hasil tes keluar. Jika nanti selter kalurahan penuh, akan dipindah ke tempat isolasi mandiri kabupaten," katanya.
Kustini mengatakan, langkah ini sangat strategis untuk mendukung penanganan virus COVID-19 di Kabupaten Sleman.
"Dan alhamdulilah setiap kalurahan dengan segera sudah membentuk fayankes terpusat," katanya.
Ia mengatakan, untuk kebutuhan logistik masyarakat yang menjalani isolasi mandiri, nantinya akan dibantu dari masyarakat sekitar dan juga dapur umum Dinas Sosial Kabupaten Sleman.
"Diharapkan keberadaan selter terpusat di masing-masing jelurahan ini bisa membantu mengatasi masalah ketersediaan tempat isolasi dan juga pelaksanaan isolasi mandiri bisa dipantau dengan ketat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.
Rupiah menguat ke Rp17.795 per dolar AS. IKK Juli 2026 masih optimistis meski turun tiga bulan beruntun.
Kabupaten Klaten kembali menegaskan komitmennya sebagai salah satu daerah penyelenggara olahraga otomotif di Indonesia melalui Klaten International Motocross
BPA Kejagung menggelar lelang serentak 10–14 Agustus 2026 dengan potensi pemulihan aset negara mencapai Rp289,39 miliar.
Promosi digital dan sinergi swasta digenjot untuk mengejar target wisman. Namun, direct flight masih menjadi tantangan pasar jarak jauh.
RAPBD Sleman 2027 mengalokasikan belanja Rp3,55 triliun untuk enam agenda prioritas, termasuk kemiskinan, SDM, ekonomi, dan pemerintahan.