Pemda DIY Alokasikan Rp7 Miliar untuk Makan di Selter Covid-19

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji-Harian Jogja - Yosef Leon Pinsker
06 Juli 2021 21:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menyebut telah mengalokasikan Rp7 miliar melalui APBD DIY untuk permakanan bagi warga terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi di selter.

Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan saat ini selter sudah mulai banyak yang penuh akibat penambahan kasus positif. Bagi warga yang positif namun tidak memiliki gejala klinis langsung diarahkan ke selter. Karena kebetulan tidak semua rumah memenuhi syarat menjadi tempat isolasi mandiri, banyak kamar mandi hanya satu, walaupun punya kamar tersendiri, tetapi syarat utama kamar mandi tidak boleh jadi satu.

“Pemda DIY sudah mengalokasikan Rp7 miliar, selesai pelelangan untuk permakanan di selter. Kami mohon juga untuk kabupaten kota dan desa, bagaimana berbagi supaya kalau ada isoman di rumah, itu juga bisa dibantu dari alokasi yang ada. Harapan besar kami yang paling tahu tentang isoman di rumah adalah pemerintah desa. Ini yang juga coba lakukan terus supaya mereka yang melakukan isolasi maupun di rumah bisa tertangani,” katanya dalam rapat koordinasi di DPRD DIY, Selasa (6/7/2021).

BACA JUGA: Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di RSA UGM Jogja, Anak-Anak hingga Lansia

Berdasarkan penelusuran Harianjogja.com, di situs lpse.jogjaprov.go.id ada dua lelang pengadaan terkait dengan selter Covid-19 pada APBD 2021. Antara lain tender belanja makanan dan minuman pada fasilitas pelayanan urusan sosial selter Covid-19 dianggarkan senilai Rp3,8 miliar namun disetujui di kontrak lelang Rp3,2 miliar.

Kemudian tender untuk belanja bahan-bahan lainnya (selter Covid-19) dianggarkan Rp2,1 miliar dan nilai kontrak yang ditandatangani Rp1,3 miliar. Kebutuhan lain terkait Covid-19 yang sudah selesai lelang antara lain belanja reagen penanganan Covid-19 sebesar Rp60 miliar, belanja modal alat PCR Covid-19 Rp1 miliar.

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana dalam rapat tersebut meminta penganggaran bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri harus diberikan. Ia meminta agar dinas terkait melakukan pembahasan lebih detail. Selain itu huda meminta agar Pemda DIY melakukan pengadaan generator oksigen untuk mengatasi kekurangan oksigen.

“Saya mohon membuka opsi melakukan pengadaan oksigen generator karena apa pun juga masih tergantung dari pihak luar, di mana bantuan itu ada masanya. Kita tidak tahu sampai kapan Covid-19 ini berakhir, tetapi saya tahun rekan-rekan berusaha keras untuk mencari oksigen dan itu tidak mudah. Karena melobi sana-sini ada banyak kendala selain seluruh daerah juga memerlukan,” katanya.