Sultan: 20 Warga DIY Terpapar Varian Delta, 9 Anak-Anak

Ilustrasi - Antara/Oky Lukmansyah
17 Juli 2021 18:57 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengakui virus Corona varian Delta sudah masuk DIY berdasarkan hasil pemeriksaan sampel menggunakan whole genome sequencing (WGS) SARS-COV-2. Ada 20 warga DIY yang terpapar varian Delta.

Menurut Sultan,  pengambilan sampel spesimen dilaksanakan pada Juni dan uji sampel dilaksanakan mulai 5 Juli 2021. Selanjutnya, hasil pengetesan dilaporkan oleh  Dekan FK-KMK Universitas Gadjah Mada kepada Menteri Kesehatan Republik Indonesia pada  10 Juli 2021.

BACA JUGA: Menkes: Varian Delta Sudah Masuk DIY Sejak Juni

Pemda DIY menerima laporan dan  rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada  14 Juli 2021.

"Perlu kami sampaikan bahwa hasil pemeriksaan WGS terhadap 25 spesimen, yang terdiri atas 15 orang dewasa dan 10  anak-anak, mengindikasikan bahwa 20 orang telah terpapar varian Delta, dengan rincian 11 kasus pada orang dewasa dan sembilan kasus pada anak-anak," kata Sultan,  dalam keterangan tertulisnya,  Sabtu (17/7/2021).

Sultan mengatakan pemeriksaan WGS tersebut melibatkan spesimen pasien terkonfirmasi positif yang memenuhi  persyaratan, dan telah merujuk pada pedoman yang ditetapkan melalui Surat dari Badan Litbangkes  Kemenkes RI nomor SR. 01.07/II/1290/2021.

Pemeriksaan harus memenuhi kriteria. Kriteria tersebut adalah melibatkan orang yang baru mendarat dari negara asing, spesimen diambil dari lokasi atau komunitas  masyarakat tertentu yang mengalami fenomena  penularan secara cepat dan telah masuk kelompok yang sebelumnya tidak masuk kategori  rentan, semisal anak-anak. Kemudian, orang yang sudah divaksinasi SARS Cov-2 tetapi  terinfeksi Covid-19, penyintas Covid-19 yang mengalami reinfeksi, serta kasus kematian Covid-19 dengan komorbid  penyakit menular lain seperti HIV, TBC dan lain-lain.

BACA JUGA: Covid Indonesia Hari Ini: Kasus Positif 51.952, Meninggal 1.092

"Merujuk pada pesatnya pertambahan kasus  positif Covid-19 di DIY secara merata akhir-akhir ini,  tidak menutup kemungkinan telah terjadi penyebaran varian mutasi virus tersebut," ujar Sultan.