3 Kasus Positif Varian Delta Berasal dari Bantul

Ilustrasi - Freepik
21 Juli 2021 16:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul menyebut tiga dari 20 sampel positif varian Delta di DIY berasal dari Bantul.

“Dari tiga sampel itu, dua adalah anak-anak, yakni satu berumur 2 tahun, satu berumur 15 tahun. Satunya dewasa. Itu sampel yang diperiksa dan dikonfirmasi,” kata Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharja, Rabu (21/7/2021).

BACA JUGA: PPKM Diperpanjang, Pemda DIY Siapkan Bantuan untuk Warga dari APBD

Menurut Gus Bud, panggilan Agus Budi Raharja, pada saat pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) oleh Laboratorium WGS Pokja Genetik FK-KMK UGM, Bantul cukup banyak mengirimkan sampel dengan beberapa kriteria yang dipersyaratkan, yakni sudah dua kali menjalani vaksin tetapi tetap positif Covid-19,  sempat menjadi penyitas kemudian positif lagi dan cycle threshold (CT) value di bawah 25.

“Dan, kebetulan untuk tiga sampel itu yang terkonfirmasi. Satu sampel dari Labkesda Bantul dan dua sampel dari BBTKLPP,” jelas Agus.

Agus mengungkapkan saat ini, ketiga sampel yang sempat dinyatakan positif varian Delta tersebut sudah negatif. Ketiganya dinyatakan negatif setelah menjalani masa isolasi, perawatan dan evaluasi melalui tes swab PCR.

Jawatannya akan semakin mengencangkan tracing dan treatment serta mengimbau kepada masyarakat untuk lebih sadar saat menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kami juga akan memaksimalkan fasilitas kesehatan seperti tempat tidur untuk pasien dengan mengaktifkan selter-selter yang ada. Menambah tenaga kesehatan  dan memastikan ketersedian obat. Vaksinasi juga kami percepat serta menyiapkan oksigen. Penyiapan oksigen ini penting karena kemarin, desaturasi ini yang menjadi  penyebab kematian,” kata Agus.‎