Advertisement
Bantul Andalkan Oksigen Konsentrator
Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Rahmad
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mengandalkan keberadaan oksigen konsentrator sebagai salah satu strategi mengatasi desaturasi pada pasien Covid-19.
Advertisement
Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharja mengatakan Dinkes memiliki 135 unit oksigen konsentrator. Alat ini bisa mengonversi udara menjadi oksigen medis dengan hanya disambungkan ke aliran listrik.
BACA JUGA : Kisah Pasien Isoman di Sleman 16 Jam Menunggu Mobil
Selain itu, kata Agus, alat ini memiliki kapasitas 5-10 liter per menit sehingga dapat menggantikan peran tabung oksigen di ruang-ruang isolasi di rumah sakit.
“Alat ini saat ini telah dioperasionalkan di selter kabupaten dan rumah sakit khusus lapangan Covid-19. Dan, sebagian kami pinjamkan ke selter desa,” kata Agus, Kamis (22/7/2021).
Saat ini, Agus mengatakan, kebutuhan oksigen di Bantul masih tinggi tetapi pasokan masih belum maksimal. Karena itu, pihaknya terus berikhtiar menambah pasokan oksigen melalui berbagai sumber bantuan. Sementara, realisasi pengadaan instalasi produksi oksigen, saat ini masih dalam tahap penyiapan tempat.
“Alat sudah datang di RS Panembahan Senopati. Saat ini dalam tahap pembangunan ruangan alatnya. Nanti kami cek untuk segera bisa beroperasi,” ungkap Agus.
BACA JUGA : Dokter RSA UGM: Proning Hanya Pertolongan Pertama
Sebelumnya, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengakui jika pembangunan instalasi oksigen tidak bisa cepat. Sebab, pengadaaan peralatan instalasi oksigen sangat tergantung dari pihak ketiga. Halim memerkirakan instalasi produksi oksigen milik Pemkab Bantul baru terealisasi dua bulan kedepan dan tergantung kepada pengadaan peralatan.
"Pengadaan ini [oksigen] kan tidak bisa cepat. Tapi sudah kita rencanakan kita mau membangun instalasi produksi oksigen sendiri. Agar tidak tergantung pada pihak ketiga supplier oksigen," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Muncul Antraks, DPRD DIY Kebut Raperda Keamanan Pangan Hewani
- Polisi Endus Unsur Pidana dalam Kasus Laka Pembalap Aldi Satya
- Dinkes Kota Jogja Siapkan Tiga Pos Kesehatan di Kawasan Malioboro
- Libur Lebaran 2026, Prambanan Siap Tampung Lonjakan Wisatawan
- Exit Tol Purwomartani Berhasil Kurangi Kepadatan Arus di Prambanan
Advertisement
Advertisement









