Gusti Prabu Kembali Pimpin PMI DIY, Ini Fokus 5 Tahun ke Depan
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Rahmad
Harianjogja.com, SLEMAN- Stok oksigen cair RS PKU Muhammadiyah Gamping dalam dua hari terakhir mulai menipis. Meski pada Rabu (21/7/2021) sempat mendapat pasokan, diperkirakan ketersediaan oksigen di rumah sakit ini hanya bisa bertahan hingga Kamis (22/7/2021) sore.
Direktur Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan serta Sumber Daya Insani RS PKU Gamping Ekorini Listyowati membenarkan rumah sakit tersebut mengalami krisis oksigen. Untuk sementara, RS PKU Gamping sudah menerima tambahan oksigen meski sangat terbatas.
Meski demikian, Rini tidak menjelaskan berapa pasokan oksigen yang diterima RS PKU Gamping saat itu. Hanya saja, Rini mengaku persediaan oksigen yang diterima pada Rabu hanya bisa bertahan hingga Kamis (22/7/2021) sore.
"Saat ini kami sudah pakai liquid lagi. Alhamdulillah [saat ini oksigen] sudah terisi [namun] untuk persediaan sampai Kamis sore," kata Rini saat dikonfirmasi Harian Jogja melalui pesan singkat, Rabu.
Pasokan oksigen yang diterima rumah sakit rujukan Covid-19 dari Samator ini, kata Rini, memang belum bisa dipastikan dapat sesuai dengan jadwal seperti sebelum terjadi lonjakan kasus Covid-19. Kondisi ini seiring dengan meningkatnya kebutuhan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tersebut.
Baca juga: Peringatan WHO: Dunia Bakal Memasuki Tahap Baru Gelombang Covid-19
Dijelaskan Rini, sebelumnya persediaan oksigen cair (O² liquid) nyaris habis pada Rabu kemarin, pihak RS menggunakan oksigen tabung sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan pasien. Beruntung sebelum oksigen benar-benar habis, PT Samator selaku pemasok mengisi kebutuhan oksigen.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan Satgas O² DIY dan PERSI DIY serta saling komunikasi antar RS. Komunikasi ini memberi peluang untuk saling meminjam O² tabung. Saat ini kami melayani 75 pasien Covid-19 (dengan ventilator) dan ada beberapa antrian di IGD," tandasnya.
Sebelumnya, diketahui ketersediaan oksigen di RS PKU Muhammadiyah Gamping menipis dan diperkirakan habis pada Rabu (21/7/2021). Rumah sakit ini menggunakan oksigen liquid dengan kapasitas tanki kurang lebih 5,5 ton. Untuk mengatasi kekurangan yang ada, pihak rumah sakit telah meminta cadangan tabung oksigen kurang lebih 20 tabung.
Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan untuk masalah krisis oksigen di rumah-rumah sakit rujukan Covid-19 di DIY, saat ini ditangani langsung oleh Satgas Oksigen Pemda DIY. "Untuk oksigen dihandel DIY, semua RS rujukan laporannya ke provinsi untuk memudahkan koordinasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.
Persijap Jepara vs Borneo FC pada pekan kedua Super League 2026/27. Simak kondisi kedua tim dan prediksi pertandingannya.
DPRD Kulonprogo meminta hasil panen petani lokal diprioritaskan untuk memenuhi cadangan pangan daerah.
Muse kehilangan nama akun @muse di Instagram dan X setelah Meta memakai nama tersebut untuk agen AI baru. Bagaimana akun itu berpindah?
Veda Ega Pratama mengalami cedera punggung setelah crash, tetapi Honda Team Asia memastikan pembalap Indonesia itu siap tampil di Moto3 San Marino.