Film PIYE TO KIH? Angkat Kisah Cinta Beda Alam dan Pesan Memantaskan Diri
Film PIYE TO KIH? memadukan kisah cinta beda alam, komedi, dan budaya Jawa dengan pesan tentang kejujuran serta memantaskan diri.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo bersama Kepala BIN DIY, Andry Wibowo lakukan pemantauan vaksinasi Covid-19 bagi siswa usia 12-18 tahun. Pemantauan dilakukan di SMP Negeri 4 Pakem dan SMP Negeri 1 Sleman pada Rabu (21/7/2021). /Harian Jogja- Abdul Hamid Razak.
Harianjogja.com, SLEMAN- Sebanyak 40.000 remaja usia 12-18 tahun di Sleman mulai diberi vaksin Covid-19. Pemberian vaksin bagi kalangan remaja ini ditargetkan selesai sebelum 17 Agustus mendatang.
Kepala BIN DIY Brigjend Andry Wibowo mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi usia remaja ini, BIN mendapatakan sasaran spesifik sekolah jenjang SMP dan SMA. Jumlah pelajar penerima vaksin di Sleman, katanya, menyasar antara 36.000-40.000 siswa dan ditargetkan selesai vaksin dosis pertama sebelum 17 Agustus.
BACA JUGA : 70 Persen Warga Sleman Telah Divaksin pada Akhir 2021
“Ini tergantung juga pada kesiapan vaksin dan vaksinatornya yang harus kita perkuat. BIN juga telah merekrut 25 vaksinator untuk membantu pemerintah daerah melakukan vaksinasi ini,” katanya di sela-sela kegiatan vaksinasi pelajar di SMPN 4 Sleman, Rabu (21/7/2021).
Dia mengatakan, upaya penanganan pandemi Covid-19 harus dilaksanakan secara kolaboratif dari berbagai sektor. Hal ini dilakukan untuk membangun daya tahan kolektif (heard imunity). "Kami juga akan mengupayakan vaksinasi door to door kepada siswa yang memiliki limitasi akses mobilitas, informasi dan pendataan," ungkapnya.
Pendaftaran dilakukan dengan sistem online. Namun jika siswa mengalami keterbatasan mobilitas dan informasi, maka pendataan akan melibatkan RT/RW dan kalurahan. "Dengan vaksinasi tersebut, diharapkan roda perekonomian masyarakat bisa kembali bergerak," katanya.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan Pemkab sangat mendukung pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 bagi para siswa. Sebab, katanyaz vaksinasi Covid-19 ini merupakan salah satu bagian penting dari upaya dalam menangani pandemi yang pada saat ini sedang melanda dunia.
BACA JUGA : Lebih Dari 1.000 Orang Warga Sleman Meninggal akibat Covid-19
"Tujuan utama dari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini untuk mengurangi transmisi atau penularan virus Corona. Selain itu vaksinasi ini juga dimaksudkan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 serta membentuk kekebalan kelompok di masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi,” jelasnya.
Ketua Pokja KIPI Sleman Novita Krisnaeni mengatakan selain di SMP 4 Sleman, vaksinasi juga digelar di SMPN 1 Sleman. Sebelumnya, vaksinasi digelar di SMP/SMA Budi Utama. "Di SMPN 4 targetnya 700 siswa, selain di sekolah ini juga sekolah sekitar. Sementara di SMPN 1 sasarannya juga 700 siswa," katanya.
Data Dinkes pada Senin (19/7), untuk usia remaja antara 12 - 18 tahun yang menerima vaksin Covid-19 dosis pertama diberikan kepada 2.874 orang atau 2,92% dan untuk dosis kedua belum ada yang diberikan alias nol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film PIYE TO KIH? memadukan kisah cinta beda alam, komedi, dan budaya Jawa dengan pesan tentang kejujuran serta memantaskan diri.
Bahlil Lahadalia memastikan pengadaan impor minyak melalui BLU Lemigas tidak memakai APBN. Skema Perpres 107/2026 masih dalam masa transisi.
Cisdi mendesak kenaikan cukai rokok 50%. Riset memperkirakan output ekonomi naik Rp315,1 triliun dan 1,14 juta lapangan kerja tercipta.
IHSG ditutup menguat 0,31% ke 5.282,31 mengikuti bursa Asia. Saham kesehatan memimpin kenaikan, sedangkan sektor infrastruktur melemah.
Gunungkidul menjadi percontohan nasional PPKH dengan penguatan layanan kesehatan jiwa, dukungan keluarga, pendidikan, dan olahraga.
Polresta Sleman mengungkap dugaan perakitan senjata api ilegal di Turi dan mengamankan dua tersangka serta sejumlah senjata dan amunisi.