Benitez Tertarik Tangani Italia, Sinyal Kuat Jadi Pelatih Gli Azzurri
Rafael Benitez menyatakan siap melatih Timnas Italia. Eks pelatih Liverpool itu tertarik dengan tantangan di level internasional.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo bersama Kepala BIN DIY, Andry Wibowo lakukan pemantauan vaksinasi Covid-19 bagi siswa usia 12-18 tahun. Pemantauan dilakukan di SMP Negeri 4 Pakem dan SMP Negeri 1 Sleman pada Rabu (21/7/2021). /Harian Jogja- Abdul Hamid Razak.
Harianjogja.com, SLEMAN- Sebanyak 40.000 remaja usia 12-18 tahun di Sleman mulai diberi vaksin Covid-19. Pemberian vaksin bagi kalangan remaja ini ditargetkan selesai sebelum 17 Agustus mendatang.
Kepala BIN DIY Brigjend Andry Wibowo mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi usia remaja ini, BIN mendapatakan sasaran spesifik sekolah jenjang SMP dan SMA. Jumlah pelajar penerima vaksin di Sleman, katanya, menyasar antara 36.000-40.000 siswa dan ditargetkan selesai vaksin dosis pertama sebelum 17 Agustus.
BACA JUGA : 70 Persen Warga Sleman Telah Divaksin pada Akhir 2021
“Ini tergantung juga pada kesiapan vaksin dan vaksinatornya yang harus kita perkuat. BIN juga telah merekrut 25 vaksinator untuk membantu pemerintah daerah melakukan vaksinasi ini,” katanya di sela-sela kegiatan vaksinasi pelajar di SMPN 4 Sleman, Rabu (21/7/2021).
Dia mengatakan, upaya penanganan pandemi Covid-19 harus dilaksanakan secara kolaboratif dari berbagai sektor. Hal ini dilakukan untuk membangun daya tahan kolektif (heard imunity). "Kami juga akan mengupayakan vaksinasi door to door kepada siswa yang memiliki limitasi akses mobilitas, informasi dan pendataan," ungkapnya.
Pendaftaran dilakukan dengan sistem online. Namun jika siswa mengalami keterbatasan mobilitas dan informasi, maka pendataan akan melibatkan RT/RW dan kalurahan. "Dengan vaksinasi tersebut, diharapkan roda perekonomian masyarakat bisa kembali bergerak," katanya.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan Pemkab sangat mendukung pelaksanaan pemberian vaksin Covid-19 bagi para siswa. Sebab, katanyaz vaksinasi Covid-19 ini merupakan salah satu bagian penting dari upaya dalam menangani pandemi yang pada saat ini sedang melanda dunia.
BACA JUGA : Lebih Dari 1.000 Orang Warga Sleman Meninggal akibat Covid-19
"Tujuan utama dari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini untuk mengurangi transmisi atau penularan virus Corona. Selain itu vaksinasi ini juga dimaksudkan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 serta membentuk kekebalan kelompok di masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi,” jelasnya.
Ketua Pokja KIPI Sleman Novita Krisnaeni mengatakan selain di SMP 4 Sleman, vaksinasi juga digelar di SMPN 1 Sleman. Sebelumnya, vaksinasi digelar di SMP/SMA Budi Utama. "Di SMPN 4 targetnya 700 siswa, selain di sekolah ini juga sekolah sekitar. Sementara di SMPN 1 sasarannya juga 700 siswa," katanya.
Data Dinkes pada Senin (19/7), untuk usia remaja antara 12 - 18 tahun yang menerima vaksin Covid-19 dosis pertama diberikan kepada 2.874 orang atau 2,92% dan untuk dosis kedua belum ada yang diberikan alias nol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rafael Benitez menyatakan siap melatih Timnas Italia. Eks pelatih Liverpool itu tertarik dengan tantangan di level internasional.
Nanik S. Deyang resmi menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, pendidikan, karier jurnalistik, bisnis, dan kiprah politiknya.
Nadiem Makarim menyebut pengadaan Chromebook menghemat Rp3,9 triliun. Pernyataan itu disampaikan dalam sidang kasus dugaan korupsi digitalisasi pendidikan.
Pemain PSIM Jogja Rahmatsho Rahmatzoda kembali dipanggil Timnas Tajikistan untuk laga melawan India dan persiapan menuju Piala Asia 2027.
Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dan menunjuk Nanik S. Deyang sebagai pimpinan baru Badan Gizi Nasional.
Serangan siber di Indonesia mencapai 5,5 miliar pada 2025. KSP mengimbau masyarakat meningkatkan perlindungan data pribadi dan literasi digital.