RSA UGM Dipasok 50 Tabung Oksigen untuk Penanganan Pasien Covid-19

Penyerahan bantuan puluhan tabung oksigen untuk penanganan pasien Covid-19 di RSA UGM. - Ist.
23 Juli 2021 22:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--RS Akademik (RSA) UGM mendapatkan pasokan 50 tabung oksigen medis dari Holding Migas PT Pertamina (Persero). Puluhan tabung berukuran masing-masing 6 meter kubik itu diserahkan untuk membantu memenuhi pasokan seiring tingginya kebutuhan oksigen di wilayah DIY.

Bantuan 50 tabung oksigen itu diterima oleh Direktur Keuangan dan Administrasi Umum RSA UGM Suyanto dan Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSA UGM Ade Febrina.

Sekretaris Perusahaan Gas Negara Rachmat Hutama menjelaskan pasokan oksigen tersebut diberikan RS UGM karena rumah sakit ini menjadi salah satu RS rujukan Covid-19 di DIY. Sehingga kebutuhan oksigen di rumah sakit ini tergolong sangat tinggi. Pasokan itu harapannya dapat membantu memaksimalkan layanan terhadap pasien Covid-19 yang kasusnya terus merangkak naik.

Baca juga: Ini 4 Pertimbangan Pemerintah Melonggarkan PPKM Mulai 26 Juli

"Sebanyak 50 tabung oksigen yang diserahkan ini nantinya dapat diisi ulang dengan oksigen oleh pihak RS UGM. Sejak 27 Juni 2021 kami telah menyerahkan bantuan oksigen medis secara bertahap ke beberapa rumah sakit. Dukungan bantuan oksigen dilakukaan sebagai langkah percepatan penanganan Covid-19," katanya, Jumat (23/7/2021).

Bantuan tersebut sebagai respons atas tingginya kasus Covid-19 di DIY yang menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen di beberapa rumah sakit hingga agen penyalur. Selain itu Pemda DIY telah mengakui bahwa DIY kesulitan oksigen karena tidak ada stasiun pengisian berkapasitas besar, padahal permintaan sangat tinggi.

"Maka kami memandang perlu dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan dari sisi sarana prasarana, serta dukungan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi, karena Covid-19 terjadi lonjakan kasus terutama adanya varian baru,” ujarnya.

Baca juga: Vaksinasi di Gunungkidul Dilakukan di Rumah Warga agar Selesai Agustus

Rachmat menambahkan suplai pasokan di Pulau Jawa akan terus dilakukan ke titik yang telah ditentukan. Rencananya pasokan akan dilakukan sebanyak 12 kali pengiriman dengan volume maksima 18 ton setiap kali pengiriman. Bantuan oksigen medis ini merupakan bentuk semangat gotong royong dalam membantu menghadapi pandemi Covid-19.

"Pada awal Juli 2021 kami menyerahkan 14,8 ton oksigen untuk beberapa rumah sakit di Jawa Tengah dan 15,1 ton oksigen di DIY," ujarnya.