Balai Diklat Kementerian PUPR di Kotagede Jogja Kini Jadi Selter Covid-19

Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aji Styawan\\r\\n
27 Juli 2021 20:37 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) mengoperasikan Balai Diklat PUPR Wilayah V Jogja yang berada di Jalan Ngeksigondo, Kotagede, Kota Jogja sebagai tempat isolasi terpadu pasien Covid-19 di wilayah setempat. Pada kesempatan itu, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono memantau langsung pengoperasionalan tempat itu pada Selasa (27/7/2021).

Menteri Basuki menyampaikan, pihaknya telah mengaktifkan sejumlah selter tambahan untuk penanganan pasien Covid-19 di wilayah DIY. Diantaranya yakni RSKL Covid-19 Bambanglipuro di Bantul yang akan ditambah sebanyak 30 tempat tidur, kemudian RS Sardjito yang bangunan parkirnya akan dilakukan renovasi untuk 65 tempat tidur ICU.

"Yang di Sardjito itu lima hari akan selesai, nakes juga akan datang tanggal 30 Juli. Tanggal 30 Juli selesai dan nakes datang mudah-mudahan bisa beroperasi tanggal 2 Agustus," katanya.

BACA JUGA: 17 Ibu Hamil Terinfeksi Covid-19 di Bantul Meninggal Dunia

Sementara pada Balai Diklat PUPR Wilayah V ada sebanyak 108 tempat tidur dan sekarang baru diisi oleh sembilan pasien Covid-19. Pihaknya juga berharap bahwa dengan tambahan selter dan tempat tidur itu masyarakat bisa mengakses dan tidak melakukan isoman di rumah tinggal.

"Kita semua berdoa agar tidak sampai penuh. Namun satu kita upayakan supaya warga Jogja jangan isoman, kalau ada gejala dan OTG lapor pihak selter," ungkapnya.

Basuki menerangkan dalam operasionalnya, selter Balai Diklat PUPR Wilayah V bekerja sama dengan RS Bhayangkara Polda DIY. Selter itu juga tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai PUPR namun juga bisa diakses oleh masyarakat umum lainnya.

"Saya kira kondisinya baik bisa dipakai semaksimal mungkin menangani Covid-19 ini. Jadi secara umum selter kami sudah bagus dan beberapa rusun PU juga yang baru-baru kami manfaatkan juga sebagai selter," ujarnya.

Dia menambahkan, di wilayah DIY ada sejumlah fasilitas milik KemenPUPR yang telah dijadikan sebagai selter pasien Covid-19. Diantaranya yakni rusun PU yang ada di Maguwo, Sleman dengan kapasitas 68 ruangan, lalu rusun UNY dengan 120 kapasitas, rusun UGM dan Ditpilairud dengan 68 tempat tidur.

"Jadi tolong kalau ada yang isoman, keluarga yang isoman jangan biarkan isoman di rumah, bawa dan lapor ke sini. Yang penting adalah oksigennya, kalau di bawah 94 harus segera dibawa," ucapnya.

Sementara, Wakapolda DIY Brigjen Pol R. Slamet Santoso mengatakan, ada sejumlah fasilitas yang telah dilengkapi oleh RS Bhayangkara pada selter Balai Diklat PUPR Wilayah V itu. Pihaknya telah mempersiapkan nakes yang bakal melayani selama 24 jam, peralatan pelengkap, oksigen, obat-obatan, serta tabung infus.

"Kita juga membuat jadwal supaya pasien itu tidak bosan, itu jadwal kegiatan tiap hari juga sudah ada, jam berapa makan siang, makan pagi dan sore juga sudah ada. Sehingga tadi yang disampaikan Bapak Menteri tolong masyarakat jangan ada lagi yang isoman di rumah tanpa ada kontrol dari petugas, karena selternya sudah disiapkan dari KemenPUPR secara baik dan lengkap dan kami akan selalu kerja sama," kata dia.