Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Pekerja mengikuti vaksinasi di JEC, Selasa (27/7/2021)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY memastikan tidak ada biaya yang dibebankan kepada pekerja untuk program vaksinasi.
Ketua Program Percepatan Vaksinasi Kadin DIY, Tim Apriyanto mengatakan beredarnya kabar, para pekerja diminta biaya Rp35.000 untuk vaksinasi tidak benar. “Tidak ada biaya untuk para pekerja,” ucapnya beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan Rp35.000 tersebut dibebankan pada pengusaha, sebagai wujud gotong royong untuk memikul beban biaya penyelenggaraan vaksinasi.
“Dalam program percepatan vaksinasi ini juga telah disediakan empat armada Micro Bus Mobile Vaksin berkolaborasi dengan Pemda DIY untuk lebih mendekatkan kelompok sasaran melalui akses yang lebih mudah dan terjangkau,” ujarnya.
kadin juga membuka sentra vaksin dengan mengerahkan dua armada Bus ke Gedung Kesenian Gabusan Bantul bagi UMKM dan masyarakat yang didukung oleh Dinas Koperasi dan UMKM DIY. Gotong royong penyelenggaraan vaksinasi ini, harapannya juga bisa menjangkau UMKM dan masyarakat di DIY lebih luas lagi khususnya bagi mereka yang mengalami kesulitan vaksinasi. Capaian vaksinasi masal di JEC pada gelombang pertama Minggu (20/6/2021) – Kamis (24/6/2021) sebanyak 28.978 orang dari dunia usaha dan UMKM. Pada gelombang kedua yang telah dilaksanakan mulai dari Jumat (25/7/2021) ditargetkan total sasaran yang akan dicapai adalah sekitar 20.000 orang baik dari dunia usaha maupun UMKM, serta masyarakat umum.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY, Aria Nugrahadi mendukung upaya percepatan vaksinasi. “Kami telah melakukan konfirmasi, dan perusahaan melakukan klarifikasi bahwa informasi vaksinasi dibebankan pada pekerja tidak benar,” ujar Aria.
Waketum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin DIY Robby Kusumaharta mengatakan sejak awal pandemi Covid-19, Kadin DIY berupaya mendukung penanganan Covid-19 ini, dengan Jogja Economic Resilience for Covid-19 (JERCoViD-19).
“Mulai dari gerakan kemanusiaan, advokasi terhadap persoalan, korban Covid-19, dan saat ini menyusun program recovery, termasuk vaksinasi ini,” ujar Robby.
Robby mengungkapkan percepatan vaksinasi ini perlu sistem dan metode seperti berkolaborasi antara asosiasi, himpunan dengan pemerintah. “Dengan meningkatkan percepatan vaksinasi, akan lebih mudah mencapai perbaikan ekonomi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.