Akses ke Bandara YIA Jadi Mudah karena Tol

Suasana Bandara YIA saat dipotret dengan menggunakan drone pada Rabu (28/7/2021). - Ist/PT Angkasa Pura I
29 Juli 2021 13:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Sinkronisasi antara jalan tol dengan Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo diharapkan semakin memudahkan akses masyarakat yang akan menuju bandara baru tersebut.

Sinkronisasi tersebut mencakup jalan tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo dengan jalan akses tol menuju YIA dan jalan akses tol menuju akses YIA-Borobudur atau Kawasan Bedah Menoreh.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menyebut bahwa  PT Angkasa Pura I telah menyepakati sinkronisasi desain konektivitas jalan tol yang akan terhubung dengan YIA tersebut.

"Sinkronisasi tersebut disetujui oleh Direktorat Jenderal Bina Marga, Sekretariat Daerah Istimewa Yogyakarta, PT Angkasa Pura I (Persero), Badan Pengatur Jalan Tol, dan PT Jogjasolo Marga Makmur," kata Faik Fahmi melalui keterangan tertulisnya pada Kamis (29/7/2021).

Adapun, kesepakatan terkait sinkronisasi desain konektivitas tol yang akan terhubung dengan YIA tersebut mencakup rencana desain akses simpang susun YIA pada jalan tol Solo-Yogyakarta-YIA dengan desain persimpangan tidak sebidang dari dan menuju YIA yang difasilitasi dengan lajur tersendiri dan menuju jalan akses YIA-Borobudur atau kawasan bedah menoreh.

Baca juga: Begini Kondisi Pelaksanaan Vaksinasi di Hutan Pinus Mangunan

"PT Angkasa Pura I senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan di bandaranya, salah satunya dengan penyediaan fasilitas dan peningkatan aksesibilitas menuju bandara. Dengan telah disepakatinya sinkronisasi desain konektivitas jalan tol yang terhubung langsung dengan bandara YIA ini," kata Faik Fahmi.

Setelah adanya lampu hijau dari sejumlah instansi terkait dengan sinkronisasi tol menuju ke bandara YIA, tahapan selanjutnya adalah perencanaan pembangunan. Kehadiran tol menuju ke bandara YIA dalam rangka memudahkan masyarakat mengakses bandara yang terletak di wilayah pantai selatan ini.

"Maka para pemangku kepentingan dapat melakukan proses selanjutnya terkait pembangunan tol dan aksesibilitasnya sehingga akses tol dari dan menuju YIA ini dapat segera terwujud. Akses tol ini akan semakin memudahkan masyarakat untuk menjangkau YIA," ujar Faik Fahmi.

Selain akses tol, Bandara YIA juga dilengkapi oleh stasiun KA Bandara YIA. Saat ini, uji coba KA Bandara YIA sudah dilakukan. Rencananya, Agustus mendatang KA Bandara YIA sudah bisa dilaksanakan.

PPK Kegiatan Pengembangan Perkeretaapian Area 1 Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jawa Bagian Tengah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Dheky Martin mengatakan pelaksanaan uji coba dilakukan sebelum rel KA Bandara YIA resmi dioperasikan pada Agustus 2021 mendatang.

"Pelaksanaan uji coba menggunakan lokomotif dan kereta rel diesel. KRD nantinya digunakan sebagai armada pengangkut penumpang dari dan menuju YIA. KRD sendiri adalah unit kereta api yang terdiri dari beberapa gerbong dan didukung oleh satu atau lebih mesin diesel on board [terpasang]," kata Dheky.

Proyek 24 Jam

Sementara itu, Pimpinan Proyek Pembangunan Bandara YIA, Taochid Purnama Hadi mengatakan guna mengejar jadwal operasional rel KA Bandara YIA pada Agustus mendatang, pihaknya melakukan pekerjaan proyek selama 24 jam dengan sistem sif.

"Pekerja proyek sudah kami siapkan dan dalam pelaksanaannya nanti akan menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19. Pembangunan overkapping sendiri menelan anggaran hingga Rp28 miliar dengan lebar 20 meter dan panjang 300 meter," ujar Taochid.

Luas stasiun bandara sendiri memiliki kapasitas 1.500 meter persegi dan dapat menampung hingga 200 orang. Nantinya, pembangunan overkapping tersebut akan tersambung dengan stasiun bandara.

"Untuk fasad bangunan bakal memanfaatkan alumunium dan kaca. Sementara itu, struktur overkapping di kawasan bandara ini akan menggunakan baja dan atap memakai material metal," kata Taochid.