Profil Lengkap Suahasil Nazara, Dilantik Prabowo Jadi Menkeu Gantikan Purbaya
Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Simak profil, pendidikan, karier, dan pandangan fiskalnya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD Kota Jogja mengingatkan semua pihak agar memperhatikan stok vaksin di tengah tingginya antusiasme masyarakat untuk divaksinasi. Jumlah stok vaksin harus ditambah untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan.
Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja Nurcahyo Nugroho mengatakan saat ini vaksinasi di Kota Jogja sedang gencar dilakukan. Di sisi lain, antusiasme masyarakat juga sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi. Bahkan tak sedikit warga dari luar daerah mengikuti vaksinasi di Kota Jogja. Oleh karena itu hal yang perlu diperhatikan terkait dengan stok vaksin harus tetap dijaga, jangan sampai kehabisan atau pun menipis.
BACA JUGA : Harjito Meninggal Dunia Diduga Akibat Diberi Vaksin 2 Dosis Sekaligus
“Karena antusias masyarakat ini sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi di Kota Jogja. Maka harus ada jaminan dari pemerintah pusat utamanya agar stok vaksin ini harus ditambah. Jangan sampai di saat masyarakar semangat mengikuti vaksinasi tinggi namun tiba-tiba stoknya menipis,” katanya, Sabtu (31/7/2021).
Ia beberapa waktu lalu sudah mendapatkan informasi terkait pengajuan sekitar 100.000 dosis vaksin untuk Kota Jogja. Menurutnya proses pengajuan ini harus dikawal secara intens jika memungkinkan dilakukan pendekatan atau lobi secara langsung ke pusat agar segera terealisasi.
Penambahan itu harus direalisasikan demi terlaksananya program merdeka vaksin yang sedang digencarkan oleh Kota Jogja. Harapannya herd immunity di Kota Jogja bisa tercapai pada 17 Agustus 2021 mendatang atau bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI.
“Saya kira penambahan harus segera terealisasi, vaksinasi di Kota Jogja sudah banyak sentranya, dari puskesmas, sekolah bahkan sudah berbasis kecamatan,” ujar Anggota Pansus Pengawasan Penanganan Covid-19 ini.
BACA JUGA : Percepat Vaksinasi, DIY Minta Tambahan Vaksin Covid-19 dari Pusat
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Emma Rahmi Aryani menyatakan upaya untuk mendapatkan tambahan vaksin untuk Kota Jogja terus dilakukan. Termasuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan agar bisa direalisasikan tambahan dari pengajuan 100.000 dosis vaksin. Hal ini demia tercapainya herd immunity di Kota Jogja.
“Kami langsung koordinasi dengan pusat, kami upayakan meminta langsung terakhir kami minta tambahan 100.000 dosis itu semoga bisa segera terealisasi sehingga program Merdeka Vaksin ini lancer,” katanya.
Adapun jumlah stok vaksin di Kota Jogja hingga akhir Juli 2021 tercatat di Gudang sekitar 30.000 dosis, di fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas, klinik dan rumah sakit ada 20.000 dosis. “Sampai saat ini masih aman,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Simak profil, pendidikan, karier, dan pandangan fiskalnya.
Utang luar negeri Indonesia mencapai Rp8.211,8 triliun per Juli 2026, naik 4,9% YoY. ULN publik naik, sedangkan swasta terkontraksi.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul diperpanjang demi mengurangi risiko tebing runtuh. DPRD DIY juga soroti potensi ekonomi dan pariwisata.
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Pemkot Jogja mengembangkan Bang Kosim untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan mengoptimalkan layanan desain serta manufaktur kreatif.
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.