Percepat Vaksinasi, DIY Minta Tambahan Vaksin Covid-19 dari Pusat

Ilustrasi - Bisnis
30 Juli 2021 07:27 WIB M Faisal Nur Ikhsan Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJAA – Pemerintah Provinsi DIY meminta tambahan vaksin Covid-19 kepada pemerintah pusat. Permintaan itu disampaikan dalam Rapat Terbatas Penanganan Covid-19 di DIY pada Kamis (29/07/2021).

“Mungkin yang perlu saya sampaikan, kiranya stok vaksin yang ada di DIY dapat segera ditambah. Agar akselerasi vaksinasi dapat dilakukan,” jelas Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dikutip dari publikasi Pemerintah Provinsi DIY.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyebutkan bahwa capaian vaksinasi di DIY tergolong cukup baik. Capaian per Juli 2021 dilaporkan telah menyentuh angka 38 persen.

Meskipun demikian, Kementerian Kesehatan masih terus mendorong pemerintah daerah, khususnya di Pulau Jawa, untuk dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Ditargetkan, pada akhir Agustus nanti, vaksinasi di Pulau Jawa dapat menyentuh angka 70 persen.

Rapat Terbatas Penanganan Covid-19 di DIYtak hanya membahas soal perkembangan pelaksanaan vaksinasi di wilayah tersebut. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan juga berpesan agar Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta dapat menambah kapasitas selter bagi pasien Covid-19. Pasalnya, jumlah kasus aktif di wilayah tersebut tercatat di angka 34.000 kasus.

Sekretaris Daerah Provinsi DI Yogyakarta Kadarmanta Baskara Aji menyebutkan bahwa sejumlah langkah telah dilakukan untuk menambah kapasitas selter tersebut. Seperti penggunaan gedung ataupun fasilitas milik sejumlah instansi.

“Ada PPSDM Pusdiklat Kemendagri di Baciro. Kemudian Gedung Wanitatama. Kebutuhan kita setidaknya 3.000 daya tampung, sesuai arahan pusat, sekarang kan baru 2.000-an,” jelas Aji.

Pada perkembangan lainnya, di Jawa Tengah, tambahan 700.000 dosis vaksin Covid-19 rencananya bakal didatangkan pada minggu ini. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebutkan bahwa pihaknya bakal mendapatkan tambahan alokasi vaksin AstraZeneca sebanyak 27.000 vial serta 50.000 vial Sinovac.

Tambahan alokasi vaksin tersebut dilakukan seiring dengan tingginya minat masyarakat Jawa Tengah untuk melakukan vaksinasi. “Kalau saya ngelihat antusiasme masyarakat untuk divaksin itu bagus di Jawa Tengah, jadi ini saya temukan di hampir semua tempat yang saya kunjungi selama kami berkunjung di komplit 35 Kabupaten/Kota,” jelasnya, Rabu (28/07/2021) lalu.

 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia