RS Panembahan Senopati Tambah 16 Bed Kritikal

Petugas medis melakukan perawatan pasien di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DIY, Minggu (4/7/2021). /ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah -
07 Agustus 2021 11:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - RS Panembahan Senopati (RSPS) Bantul tetap akan menambah 16 ruang kritikal, meskipun saat inu antrean pasien Covid-19 mengalami penurunan beberapa pekan terakhir. Penambahan ini dilakukan mengingat keterisian kamar pasien Covid-19 di RSPS masih 100 persen.

"Jadi, penambahan ruangan ini tujuannya agar pasien yang mengalami pemburukan dan harus dirawat di ruang critical bisa segera mendapatkan ruangan," kata Direktur RSPS Bantul, I Wayan Marthana Widiana Kedel, Jumat (6/8) di RSPS Bantul.

BACA JUGA : Bed Kritikal di Sleman Sudah Naik 400%

Lebih lanjut Wayan mengungkapkan, sejauh ini, RSPS ada 60 tempat tidur non kritikal dan 4 tempat tidur critikal atau ICU. Dari jumlah tersebut saat ini kondisinya penuh. Padahal, ada tren landai untuk penambahan pasien Covid-19 baru. Hal ini dibuktikan dengan berkurangnya antrean pasien Covid-19 di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Jika biasanya ada 15 pasien antre masuk IGD, maka saat ini tinggal 5 pasien antre.

"Tetapi, IGD saat ini masih tutup, karena di dalamnya untuk merawat pasien Covid-19," ucapnya.

BACA JUGA : Gawat! Bed Kritikal Covid-19 di Sleman Tersisa Satu

Data di Satgas Covid-19 Kabupaten Bantul mencatat sampai Kamis (5/8), ada penanbahan 617 pasien atau total 45.374 kasus. Sedangkan sebanakyak 882 warga yang dinyatakan sembuh, meninggal bertambah 24orangbsehingga total menjadi 1.908 kasus.