Advertisement

Gunungkidul Peroleh Bantuan Puluhan Peti Jenazah

David Kurniawan
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 10:47 WIB
Sunartono
Gunungkidul Peroleh Bantuan Puluhan Peti Jenazah Foto ilustrasi: Petugas pemakaman membawa peti jenazah korban COVID-19. - ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Advertisement

Harianjogja.com, WONOSARI - BPBD Gunungkidul mendapatkan bantuan peti jenazah sebanyak 50 unit dari BPBD DIY. Rencananya peti-peti ini digunakan membantu warga yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, ada bantuan peti dari BPBD DIY sebanyak 50 unit. Bantuan diberikan sebagai upaya mempermudah dalam proses pemulasaraan jenazah sengan standarisasi corona.

BACA JUGA : Hasil Refocusing, Anggaran Covid-19 di DIY Bisa untuk

Menurut dia, bantuan akan diberikan ke masyarakat yang membutuhkan. Meski demikian, peti-peti ini diprioritaskan bagi warga yabg meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri.

"Kalau yang dalam perawatan rumah sakit kan sudah ada yang menanggung. Jadi, kami prioritaskan bagi yang menjalani isolasi mandiri," kata Edy kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).

Menurut dia, BPBD juga terus berusaha meningkatkab kapasitas dan jumlah relawan dengan memberikan pelatihan pemulasaraan. Selain itu, ada juga bantuan alat pelindung diri sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan aman dan terhindar dari pemaparan virus.

"Bantuan digunakan untuk pemakaman yang terkonfirmasi positif corona. Jadi, harus ada peralatan pendukung untuk keamanan," katanya.

BACA JUGA : Kebutuhan Peti Mati Melonjak di Tengah Wabah Covid-19

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 2 DIY, Marjono mengatakan, anggotanya tidak hanya menjaga di kawasan pantai. Namun juga turut berpartisipasi dalam proses pemakaman Covid-19. Kegiatan ini sudah berlangaung sejak munculnya pandemi di tahun lalu.

"Setiap dibutuhkan relawan akan membantu pemakaman dengan cara corona," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Lulusan IPB Ogah Jadi Petani karena Penghasilan Kecil

News
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

3 Rekomendasi Glamcamp Seru di Jogja

Wisata
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement