Penurunan Kasus Covid-19 & Kematian Belum Signifikan

Petugas medis melakukan perawatan pasien di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DIY, Minggu (4/7/2021). /ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah -
08 Agustus 2021 13:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul memastikan ada penurunan kasus baru, kematian dan antrean pasien Covid-19 ke selter maupun rumah sakit rujukan. Meski demikian, penurunan tersebut dinilai tidak signifikan.

Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharja mengatakan meski beberapa indikator menunjukkan penurunan yang signifikan, tapi angka kasus baru Covid-19 masih tinggi.

"Masin di atas 500, jadi belum signifikan," kata Agus, ditemui di Gedung Parasamya Komplek Pemkab Bantul, Minggu (8/8).

Lebih jauh, Agus memaparkan saat ini angka kematian mencapai 2,4, sedangkan positif rate 3,5. Sementara angka kesembuhan mencapai 70 persen. "Angka kematian kita turun ke 2,4," jelas Agus.

Menurut Agus, saat ini yang terpenting adalah penanganan Covid-19 di hilir. Karena kasus boleh tinggi karena tracing dan testing tinggi. "Tapi segera terobati dan kasus kematian semakin turun," jelasnya.

Sementara terkait dengan mobilitas penduduk, Kepala Dishub Aris Suharyanta menyatakan belum bisa memastikan jumlah besaran kenaikan mobilitas, setelah pihaknya membuka ruas jalan. "Begitu juga soal jumlah pelanggaran belakangan ini, kami memang belum sempat mendatanya,” katanya.