Bus Tunggal Dara Terbakar di Tol Semarang-Solo, 18 Orang Selamat
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Warga Kota Jogja kini memiliki pilihan tempat yang beragam untuk melakukan vaksinasi Covid-19.
Pemerintah Kota Jogja menambah sentra vaksinasi di tiga lokasi, selain di fasilitas pelayanan kesehatan yang melayani vaksinasi COVID-19 secara reguler, guna mempercepat capaian vaksinasi di kota tersebut.
“Ada di XT-Square, PDAM Tirtamarta dan di Ngabean,” kata Pelaksana Tugas Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kota Jogja Kris Sardjono Sutedjo di Yogyakarta, Kamis (12/8/2021).
Sentra vaksinasi di XT-Square sudah beroperasi dan memiliki kapasitas melayani sekitar 1.000 hingga 1.200 dosis per hari. Begitu juga dengan sentra vaksinasi di PDAM yang diproyeksikan mampu memberikan pelayanan dengan kapasitas yang sama.
“Untuk di Ngabean belum dioperasionalkan. Masih dalam tahap persiapan,” kata Koordinator Rumpun Penanganan Satgas Penanganan COVID-19 Yogyakarta ini.
BACA JUGA: Sumber Air Bersih di Gunungkidul Tak Cukup Penuhi Kebutuhan
Menurut dia, tambahan layanan vaksinasi di sejumlah titik di luar fasilitas pelayanan kesehatan tersebut diharapkan mampu mempercepat target vaksinasi di Kota Yogyakarta.
“Warga yang ingin mengakses layanan vaksin harus melakukan pendaftaran terlebih dulu melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Pendaftaran vaksinasi di Kota Yogyakarta sudah dilakukan satu pintu melalui aplikasi JSS,” ktanya.
Dengan keberadaan sentra vaksinasi tersebut diharapkan sasaran vaksinasi di Kota Yogyakarta bisa mencapai lebih dari 6.000 target per hari.
Kota Yogyakarta juga berencana mengoperasionalkan mobil vaksin untuk menjangkau warga yang kesulitan mengakses fasilitas layanan kesehatan untuk menerima vaksin.
“Misalnya untuk difabel. Ada sekitar 3.000 hingga 4.000 difabel yang terdata,” katanya, yang menyebut layanan mobil vaksin dioperasionalkan sebelum 17 Agustus.
Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti memastikan ketersediaan vaksin di Yogyakarta tetap ada. “Tidak perlu khawatir. Warga yang harus mendapat suntikan dosis dua juga harus datang sesuai waktu yang dijadwalkan,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, hingga 4 Agustus 2021, sudah ada 135.396 warga yang mendapat suntikan vaksin dosis pertama.
Dengan demikian, capaian vaksinasi untuk warga Kota Yogyakarta tercatat sekitar 38 persen dari target vaksinasi sebanyak 352.599 warga berusia lebih dari 12 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bus PO Tunggal Dara terbakar di Tol Semarang-Solo KM 439+800. Sebanyak 15 penumpang dan tiga kru berhasil menyelamatkan diri.
Bahlil Lahadalia melarang ekspor SDA Indonesia transit di negara lain. Ia meminta pengiriman LNG dan mineral langsung ke negara tujuan.
Pieter Huistra kecewa setelah PSS Sleman kalah dari Garudayaksa FC. Dua gol mudah dan kartu merah Kevin Gomes menjadi sorotan.
Kunjungan wisman ke DIY pada September 2026 turun 12,96% secara bulanan. Low season dan gangguan penerbangan akibat abu vulkanik menjadi faktor penyebab.
PLN UID Yogyakarta mengajak masyarakat menjaga lingkungan sekitar jaringan listrik dan melaporkan potensi gangguan menjelang musim hujan 2026/2027.
Trump masih mengutamakan diplomasi dengan Iran meski Netanyahu mendesak AS kembali melancarkan serangan militer setelah pemilu sela.