Duh...126 Warga DIY Meninggal saat Isoman dalam 10 Hari

Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik. - Ist/FOTO ANTARA
14 Agustus 2021 19:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengungkap ada 126 warga DIY yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri dalam sepuluh hari. Data itu tercatat pada tanggal 1 Agustus hingga 10 Agustus berdasarkan laporan pemakaman jenazah Covid-19 yang masuk ke BPBD DIY. Akan tetapi tren kematian Covid-19 di DIY mulai menurun dalam sepekan terakhir.

Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana menjelaskan, berdasarkan data pemakaman ke masuk ke BPBD DIY pada 1 Agustus 2021 ada 107 jenazah yang dikubur dengan SOP penanganan Covid-19. Namun tren kematian terus mengalami penurunan selama dua pekan terakhir, hingga pada tanggal 10 Agustus 2021 tercatat penanganan jenazah Covid-19 di angka 44 kasus.

“Dari tanggal 1 [Agustus 2021] ada 107 jenazah dengan penanganan prokes, sampai tanggal 10 [Agustus 2021] itu hanya 44 jenazah, ini cukup menurun,” katanya di DPRD DIY, Sabtu (14/8/2021).

BACA JUGA: Mengenal Sultan HB IX sebagai Bapak Pramuka Indonesia

Biwara menyadari penanganan masyarakat yang menjalani Isoman di DIY menjadi perhatian BNPB. Karena angka warga yang meninggal saat isoman sempat tinggi, meski pun saat ini sudah mulai menurun.

“Memang ada identifikasi dari BNPB terkait persoalan dengan penanganan masyarakat positif isoman. Kalau kami boleh menginformasikan, tanggal 1 sampai 10 Agustus 2021 ada 126 meninggal isoman di DIY. Tetapi grafisnya menurun, penanganan jenazah dengan prokes ini turun sekitar 50 persen dalam dua pekan terakhir,” ujarnya.