Begini Sebaran Kasus Covid di Jateng pada Juni 2021
Sebanyak 1.266 orang dirawat di Kota Semarang, dan 2.101 orang dirawat di Kudus.
Ilustrasi/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA - Guguran awan panas Gunung Merapimenyebabkan sejumlah daerah mengalami hujan abu pada Senin (16/8/2021).
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BBPTKG) menyatakan awan guguran Merapi tanggal 16 Agustus 2021 pukul 05.53 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 66 mm, durasi 289 detik, dan tinggi kolom 600 m dari puncak.
"Jarak luncur 3.500 m ke arah barat daya," tulis BPPTKG.
Hujan abu di tlogolele boyolali Foto by Ragil Sukarno @SukimanMerapi pic.twitter.com/3vpflZFAZA
— JALIN Merapi (@jalinmerapi) August 16, 2021
Sebelumnya, tanggal 16 Agustus 2021 pukul 05.36 WIB, tercatat di seismogram dengan amplitudo 49 mm dan durasi 165 detik. Jarak luncur 2.000 m ke arah barat daya.
Terkait hujan abu, BPPTKG mengimbau agar warga tetap berada di dalam ruangan, mengenakan masker, kacamata dan tutup sumber air jika diperlukan.
Hujan abu juga lokasi Gowok pos Sengi Magelang pic.twitter.com/PTVEcHwnCs
— JALIN Merapi (@jalinmerapi) August 16, 2021
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sebanyak 1.266 orang dirawat di Kota Semarang, dan 2.101 orang dirawat di Kudus.
Menkeu Purbaya memastikan rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS belum mengganggu pembayaran utang pemerintah. BI terus memperkuat intervensi.
KPK menduga Silmy Karim menerima Rp100 juta per pekan dari pengurusan izin tinggal WNA. Delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga resmi dibuka. Menag Nasaruddin Umar menargetkan UIN Suka menjadi pusat sains dan peradaban Islam modern.
Menteri PKP Maruarar Sirait ungkap lonjakan KUR perumahan dan bedah rumah di Jogja. Permintaan meningkat drastis hingga 10 kali lipat.
Kejagung memastikan motor listrik dalam kasus korupsi MBG tidak disita. Penyidik hanya ambil sampel meski ada dugaan mark up.