Advertisement
Hendak Bentrok dan Bawa Sajam, 10 Remaja Ditangkap Polisi di Ringroad Selatan
Ilustrasi senjata tajam. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Aksi kekerasan jalanan yang dilakukan sekelompok remaja masih terus menghantui. Di Gamping, Sleman, polisi mengamankan setidaknya 10 remaja yang diduga hendak gembyeng atau bentrok dengan kelompok remaja lainnya, di simpang tiga jalan Ring Road Selatan, sebelah utara UMY, Kamis (19/8/2021) dini hari.
Kanit Reskrim Polsek Gamping, AKP Fendi Timur, menjelaskan dari 10 remaja yang diamankan, tiga diantaranya menjalani proses hukum, yakni BM, laki-laki 16 tahun warga Kapanewon Minggir, Sleman; DA, laki-laki 15 tahun warga Kapanewon Sedayu, Bantul; Dan D, laki-laki 15 tahun warga Kapanewon Sentolo, Kulon Progo.
Advertisement
Dari ketiganya diamankan sajam berupa celurit, gir dan gergaji. Mereka sempat membuang sajam tersebut namun berhasil ditemukan oleh polisi. "Senjata kami temukan tidak jauh dari lokasi penangkapan. Diduga senjata itu dibuang oleh para pelaku," ujarnya, Kamis (19/8/2021).
Kejadian bermula ketika sekelompok remaja yang diamankan ini sedang nongkrong di warung makan tak jauh dari lokasi penangkapan. Tiba-tiba, sekelompok remaja lain lewat lokasi tongkrongan tersebut sembari melempari sesuatu ke arah sekelompok remaja yang tengah menongkrong.
Tak terima, sekelompok remaja yang sedang nongkrong ini yang berjumlah 10 orang lantas mengejar para pelempar tersebut. Kejadian ini dilihat oleh warga yang kemudian melaporkannya kepada Polsek Gamping sebagai aksi mencurigakan. "kemudian petugas yang sedang patroli dengan jumlah 12 personil langsung mendatangi lokasi," kata dia.
Polisi pun berhasil meringkus kelompok remaja ini di simpang tiga jalan Ring Road Selatan, sebelah utara UMY. Atas kepemilikan sajam itu, ketiga remaja terancam dijerat Undang-undang darurat dengan ancaman 10 tahun penjara.
Namun lantaran ketiga pelaku masih di bawah umur, mereka hanya dikenakan wajib lapor setiap Selasa dan Kamis. Adapun penahanan para pelaku menjadi upaya terakhir. "Mereka tidak ditahan. Tapi kami percayai orang tuanya untuk mengawasi anaknya langsung," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
IRGC Tegaskan Selat Hormuz Tak Ditutup, Hanya Dikendalikan Iran
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Resmi Larang Bus Pariwisata Parkir di TKP Senopati
- Masalah THR Lebaran di Bantul Muncul, 1 Kasus Naik ke DIY
- Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Minggu 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement







