Pemkot Jogja Mulai Vaksin Bumil Pekan Depan

Ilustrasi. - Freepik
20 Agustus 2021 18:27 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja akan mulai memberikan suntikan vaksin kepada kelompok rentan seperti ibu hamil (bumil) yang direncanakan bakal dimulai pada pekan depan. Sedikitnya 1.100 bumil bakal menjadi target sasaran dalam program ini untuk mempercepat program Merdeka Vaksin.

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi menyebutkan, pelaksanaan vaksin itu akan digelar di sejumlah Puskemas yang ada di wilayah setempat. Sebanyak 18 titik Puskemas yang ada di Kota Jogja akan melayani vaksinasi bumil dengan menggunakan vaksin jenis Pfizer.

"Pekan depan mulai kami terima vaksin jenis Pfizer, nanti diberikan bagi ibu hamil yang sudah ada dalam data kami," katanya, Jumat (20/8/2021).

Vaksin yang digunakan nantinya akan didistribusikan ke sejumlah Puskemas sesuai dengan kebutuhan. Para bumil bisa mendatangi lokasi Puskemas yang berdekatan untuk menerima vaksinasi itu.

"Sementara kami gelar di Puskemas, nanti mereka datang ke Puskemas setelah kami distribusikan vaksinnya," katanya.

Baca juga: Masih Fokus untuk Dosis Kedua, Jogja Belum Gelar Vaksinasi untuk Bumil

Berdasarkan catatan, Pemkot mendata ada sebanyak 2.000 bumil yang bisa mengikuti program vaksinasi massal di wilayah itu. Namun, beberapa telah mengikuti program serupa yang digelar oleh Polda DIY di UGM beberapa waktu lalu.

"Yang kami data itu ada 2.000 orang bumil yang akan divaksin. Sebagian sudah ikut di UGM, rencananya yang belum ini pekan depan akan mulai diberikan," jelas Heroe.

Kepala Dinkes Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani mengatakan, saat ini vaksinasi kepada bumil akan difokuskan kepada mereka yang merupakan warga Kota Jogja dan juga berdomisili di wilayah setempat.

Sebanyak 1.100 yang bakal divaksin itu merupakan data sementara dan kemungkinan bakal bertambah dalam beberapa waktu ke depan, sehingga fokus vaksinasi baru akan menyasar 1.100 bumil itu.

"Ke depan akan kami data kembali, yang jelas pekan depan 1.100 bumil ini kami berikan vaksin dan mesti diselesaikan itu dulu," kata Emma.