Muhammadiyah Buka Toko Oleh-Oleh Jogja, Bidik Wisatawan Persyarikatan
Suara Muhammadiyah membuka Toko Oleh-Oleh 1915 di Jogja untuk memasarkan produk UMKM warga persyarikatan dan masyarakat lokal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- DIY mencatatkan penambahkan positif Covid-19 sebanyak 783 kasus pada Minggu (22/8/2021). Positivity rate harian di angka 20,57%, meski demikian persentase angka penambahan harian tersebut mengalami tren penurunan.
Berdasarkan data yang dihimpun Harian Jogja, positivity rate selama sepekan terakhir mengalami tren penurunan dibandingkan sepekan sebelumnya. Berdasarkan data positivity rate pada Senin (16/8/2021) di angka 23,19%, Selasa (17/8/2021) 18,05%, kemudian Rabu (18/8/2021) 18,78%, Kamis (19/8/2021) 18,72%, Jumat (20/8/2021) 18, 21%, Sabtu (21/8/2021) di angka 19.08% dan Minggu (22/8/2021) kemarin di angka 20,57%. Sehingga angka harian positivity rate selama sepekan terakhir di angka 19,42%.
Angka tersebut cenderung menurun dibandingkan sepekan sebelumnya yaitu 23,19%, dengan rincian pada Senin (9/8/2021) mencatatkan angka terendah yaitu 11,51%, tetapi kemudian naik pada Selasa (10/8/2021) 21,69%, kemudian Rabu (11/8/2021) 21,74%, Kamis (12/8/2021) 35,55%, Jumat (13/8/2021) 21,79%, Sabtu (14/8/2021) di angka 31.03% dan Minggu (15/8/2021) di angka 19,05%.
Baca juga: Panglima TNI Sebut Kasus Positif Covid-19 Harian di Kulonprogo Masih Tinggi
“Positivity rate harian per tanggal 22 Agustus 2021 di angka 20,57 persen,” kata Kabah Humas Biro UHP Setda DIY, Minggu (22/8/2021).
Positivity rate merupakan persentase jumlah kasus positif Covid-19 dengan membandingkan antara jumlah orang yang dilakukan tes swab dengan orang yang terkonfirmasi positif. Penambahan kasus positif pada Minggu Berasal dari Bantul 400 kasus, Sleman 195 kasus, Gunungkidul 98 kasus, Kota Jogja 45 kasus, Kulonprogo 45 kasus dan Gunungkidul 98 kasus.
Sedangkan jumlah pasien sembuh tercatat ada penambahan 1.123 kasus berasal dari Bantul 496 kasus, Sleman 308 kasus, Kulonprogo 139 kasus, Kota Jogja 125 kasus dan Gunungkidul 55 kasus.
“Penambahan kasus meninggal sebanyak 39 kasus berasal dari Kota Jogja 7 kasus, Bantul 12 kasus, Kulonprogo 4 kasus, Gunungkidul 4 kasus dan Sleman 12 kasus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suara Muhammadiyah membuka Toko Oleh-Oleh 1915 di Jogja untuk memasarkan produk UMKM warga persyarikatan dan masyarakat lokal.
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian