Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Vaksinasi massal di Pasar Beringharjo, Senin (1/3/2021)-Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pariwisata DIY telah menyiapkan berbagai upaya untuk menyambut pembukaan objek wisata, salah satunya menyiapkan aplikasi untuk mendeteksi pengunjung wisata telah disuntik vaksin Covid-19.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY Marlina Handayani mengatakan saat ini belum ada objek wisata yang buka karena PPKM Level 4 masih berlaku. Namun, persiapan pembukaan objek wisata sudah dimulai, di antaranya dengan memperbaharui aplikasi visitingjogja.com yang selama ini sudah digunakan dengan mengubah tampilan.
BACA JUGA: Resmi! Pemilihan Lurah di Sleman Digelar 31 Oktober
Aplikasi tersebut untuk memudahkan tracing ketika terjadi kasus positif di objek wisata serta mengetahui jumlah pengunjung dan asal daerah pengunjung. Dinas juga bekerja sama dengan BPD DIY untuk pembayaran tiket masuk secara non tunai serta menyosialisasikan aplikasi PeduliLindungi ke semua pengelola wisata untuk memasang barcode yang bisa mendeteksi pengunjung sudah divaksin atau belum.
Selain memperbaharui aplikasi wisata, Dinas Pariwisata DIY juga terus menggenjot capaian vaksinasi para pelaku wisata dan ekonomi kreatif. Dalam waktu dekat ini atau awal Septeber mendatang, Dinas Pariwisata Diy bekerja sama dengan tiket.com akan menggelar vakainasi massal dengan sasaran pelaku wisata dan ekonomi kreatif sebanyak 30 orang.
Menurut Marlina, vakisinasi pelaku wisata dan ekonomi kreatif menjadi penting di tengah pandemi Covid-19.
BACA JUGA: Kasus Harian Covid-19 Di Jogja Dinilai Turun
Vaksinasi juga dilakukan sekaligus mengenalkan objek wisata. Sampai pekan lalu sudah lebih dari 20 vaksinasi di lokasi objek wisata yang dilakukan Dinas Pariwisata DIY dan bekerja sama dengan berbagai pihak.
Dinas Pariwisata DIY juga memberikan pendampingan dan bantuan konsep revitalisasi destinasi untuk memenuhi CHSE atau bersih, sehat, aman, dan nyaman lingkungan kepada sejumlah destinasi wisata di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Ibu-ibu Jogja kembali menggelar aksi pukul panci dari Tugu ke UGM, menyoroti 43 ribu korban keracunan MBG dan kebijakan pemerintah.
JJLS Kelok 23 segera diuji coba. Waktu tempuh Kretek-Girijati dipangkas dari sekitar 30 menit menjadi 7,5 menit.
BMKG mencatat gempa susulan Flores M7,7 mencapai 13.863 kali hingga Rabu pagi, dengan magnitudo terbesar 6,2.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
PSG mewaspadai Slovan Bratislava asuhan Yaya Toure. Luis Enrique menilai laga pembuka Liga Champions 2026/2027 tak akan mudah.