Jadwal Samsat Keliling Bantul Senin 5 Oktober 2026, Cek Lokasinya
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
Hiasan dinding dari lumut hidup. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi hiasan dinding lumut hidup. Selain mengubah nilai lumut, hiasan dinding ini juga diklaim sebagai salah satu interior yang bernilai seni sekaligus sehat.
Hiasan dinding lumut hidup yang diberi nama Moss Wall: Dekorasi Hidup untuk Interior Ruang Sehat ini merupakan karya sejumlah mahasiswa UGM. Terdiri atas Ervin Faristiyanto dari Fakultas Teknik, Hastika Shafira dari Sekolah Vokasi, Agung Setia Adi dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis dan Annisa Indriawati dari Fakultas Biologi. Mereka tergabung dalam pekan kreativitas mahasiswa.
BACA JUGA : Mahasiswa UGM Ciptakan Koplo, Koper yang Bisa Berjalan
Agung Setia Adi mengatakan pembuatan hiasan dinding lumut hidup berawal dari banyaknya lumut yang tidak dimanfaatkan. Tanaman ini dianggap tidak menarik dan sering menyebabkan lingkungan tampak kotor.
“Padahal, terdapat banyak fungsi dari lumut yang dapat kita manfaatkan seperti sebagai penghasil oksigen, penyeimbang kelembaban udara, hingga penyaring polusi alami. Sehingga kami memanfaatkan lumut dalam kondisi hidup,” kata Agung dalam rilisnya, Rabu (25/8/2021).
Moss Wall ini memiliki ukuran 30 x 42 cm, dengan berat sekitar dua kilogram sehingga hiasan dinding hidup ini sangat mudah untuk dipindahkan pada sisi ruangan yang diinginkan. Hiasan dinding interior berupa karya seni rupa perpaduan antara lumut dan tanaman hidup serta ornamen kayu natural yang akan menambah kesan sejuk dan indah pada ruangan.
“Meski pun lumut hidup, perawatannya cukup mudah, karena hanya memerlukan tempat yang lembab serta penyiraman air secara rutin sehari sekali dengan menggunakan alat semprot,” ujar Anisa Indriawati.
BACA JUGA : Mahasiswa UGM Ciptakan Penderes Nira Otomatis
Dosen Sekolah Vokasi UGM Ghifari Yuristiadhi Masyhari Makhasi menilai hiasan dinding lumut hidup tersebut merupakan karya inovatif mahasiswa yang memadukan sejumlah disiplin ilmu, baik dari ekonomi maupun ilmu alam. Hiasan dinding Moss Wall ciptaan tim mahasiswa UGM telah dipasarkan baik secara langsung maupun online.
“Semoga ini memberikan manfaat bagi masyarakat karena seperti lumut hidup itu ada fungsi dan manfaatnya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
Calvin Verdonk bermain di dua posisi saat Indonesia mengalahkan Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Ini peran dan komentarnya.
BGN menguji coba MBG prasmanan di dua sekolah DIY dengan 106 siswa. Kepuasan siswa dan guru mencapai 5/5, sisa makanan 3,3 kg.
Veda Ega Pratama punya rekam jejak kuat di Mandalika. Simak modal dan tantangan pembalap Honda Team Asia di Moto3 Indonesia 2026.
DPR RI resmi mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi UU pada 6 Oktober 2026 setelah pembahasan sejak 14 September.
Unisa Jogja menggelar Unisa Festdengan konsep eko-green. Sampah botol plastik dikelola untuk mendukung beasiswa mahasiswa