Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Maulana Surya
Harianjogja.com, SLEMAN- Klaster penularan Covid-19 di Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Cendekia, Kapanewon Mlati, bertambah. Melalui tes swab kedua kepada sejumlah penghuni ponpes tersebut, ditemukan sebanyak 13 kasus positif tambahan, sehingga totalnya sebanyak 97 kasus.
Panewu Mlati, Yakti Yudanto, menjelaskan dalam swab massal pertama yang dilakukan kepada 126 santri dan pengasuh, ditemukan 84 kasus positif. “Hasil positif dari swab pertama ada 84 orang, kemudian swab kedua 13 orang, sehingga jumlahnya 97 orang,” ujarnya, Senin (30/8/2021).
Tes swab pertama dilakukan pada Senin (23/8/2021) lalu, yang kemudian sebanyak 74 kasus dari hasil swab tersebut dibawa ke Rumah susun asrama Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM yang berlokasi di Kapanewon Berbah, pada Selasa (24/8/2021) untuk isolasi.
Baca juga: Covid-19 DIY Masih Fluktuatif, Sultan Belum Berani Buka Pembelajaran Tatap Muka
Tracing kemudian dilanjutkan pada Jumat (27/8/2021) yang kemudian ditemukan sebanyak 13 kasus positif. Dari 13 kasus tambahan tersebut, satu di antaranya menjalani isolasi mandiri, sementara 12 lainnya dibawa ke Wisma UNY yang berada di Kapanewon Ngemplak, pada Sabtu (28/8/2021) untuk isolasi.
Ia menceritakan awal mula penemuan klaster ini adalah munculnya gejala pada dua penghuni ponpes, yang setelah diswab ternyata hasilnya positif. Tak lama kemudian muncul kembali gejala pada sejumlah santri dan pengasuh, sehingga digelarlah swab massal pertama.
Dalam swab masal pertama tersebut, sudah mencakup keluarga dari penghuni yang terkonfirmasi positif. Dengan telah dilakukan dua kali swab, maka saat ini tracing sudah selesai. “Kami sampaikan kepada pengelola untuk tidak mengadakan aktivitas,” katanya.
Dari 97 kasus positif tersebut, menurutnya sebagian besar bergejala ringan dan tidak bergejala, sehingga tidak dirujuk ke rumah sakit. “Gejala ringan, hanya batuk biasa. Kalau anosmia belum sempat ditanyakan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.