Telan 6 Korban Meninggal, Begini Kronologi Kecelakaan Maut di Dekat Tebing Breksi

Lokasi kecelakaan di Gunungsari, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Sleman. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak.
04 September 2021 12:27 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Wisata Tebing Breksi mengakibatkan enam orang korban meninggal dunia. Selain itu lima orang di antaranya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Harianjogja.com, peristiwa itu terjadi di kawasan tanjakan dekat Tempat Wisata Tebing Breksi yang berada di Padukuhan Gunungsari, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Sleman. Berawal saat truk bernopol AB 8242 ZU yang dikemudikan oleh Shodiq melaju dari atas kawasan Lengkong, Sambirejo, Prambanan, Sleman sekitar pukul 20.00 WIB, Jumat (3/8/2021).

BACA JUGA : Laka Maut Dekat Tebing Breksi, Korban Meninggal 

Truk ini mengangkut batu balok yang biasanya dipakai untuk kerajinan meja dan sejenisnya. Diduga karena rem blong, sopir tidak mampu mengendalikan laju truk hingga terguling saat menuruni turunan tajam di kawasan tersebut. Sembilan orang korban yang menumpang di truk bak terbuka pun ikut terlempar.

“Kalau lokasi tergulingnya truk ini jaraknya sekitar 700 meter dari lokasi pengambilan batu balok, dari pintu masuk Tebing Breksi sekitar 500 meter. Menurut informasi itu sedang gotong royong untuk mengambil batu di salah satu lokasi desa kami, sebenarnya batu yang diangkut yang wajar untuk ukuran beberapa balok saja,” kata Mujimin, warga setempat yang juga perangkat Desa Sambirejo kepada Harianjogja.com, Sabtu (4/9/2021).

Kanit Laka Satlantas Polres Sleman Iptu Galan Adi Darmawan menambahkan truk bermuatan batu tersebut ditumpang 11 orang. Korban meninggal dunia merupakan warga Daraman, Srimartani, Piyungan, Bantul. Korban meninggal di lokasi kejadian sebanyak lima orang, kemudian ada satu orang meninggal di rumah sakit. Sisanya saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA : 3 Korban Meninggal Laka Lantas di Kulonprogo

“Jadi total korban meninggal dunia ada enam orang, selama lima korban, ini info terakhir ada satu meninggal yang dirawat di RS Panti Rini [Kalasan],” katanya.

Korban meninggal di lokasi kejadian antara lain Supraprto, Ali Fahrudin, Wahdini, Heri dan Imam, sedangkan satu korban meninggal di rumah sakit atas nama Misbah. Sedangkan lima orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebanyak empat orang dirawat di RSUD Prambanan terdiri atas Radit dan Tri Muryanti warga Daraman, Srimartani, Piyungan, Bantul serta Noval dan Shodiq tercatat sebagai warga Beran, Sumberharjo, Prambanan, Sleman. Kemudian satu korban lagi atas nama Jahid dirawat di RS Panti Rini Kalasan, Sleman.