Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Objek wisata Pantai Glagah mulai diserbu wisatawan lokal DIY pada H+1 Idulfitri 1442 Hijriah, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), masih memperpanjang penutupan sementara seluruh objek wisata sampai ada petunjuk teknis pelaksanaan uji coba pembukaan objek wisata di wilayah PPKM Level 3.
"Kami masih menunggu keputusan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan uji coba pembukaan destinasi wisata. Sampai saat ini, kami menutup seluruh objek wisata yang ada di Kulon Progo," kata Kepala Dinas Pariwisata KulonProgo Joko Mursito di Kulonprogo, Selasa (7/9/2021).
Menurut dia, uji coba pembukaan objek wisata tergantung dari Kemenparekraf dan Kemenkes. Selain itu hingga saat ini pihaknya belum menerima keputusan Pemerintah Pusat dan provinsi terkait dengan pembukaan maupun uji coba wisata meski PPKM Level 3 telah berlaku di DIY.
Terkait dengan pembukaan sektor pariwisata di tengah PPKM Level 3 sendiri, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 39 tahun 2021, pariwisata bisa kembali dibuka dengan berbagai pertimbangan, di antaranya destinasi wisata harus mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kemenkes dan Kemenparekraf.
BACA JUGA: Jateng Bebas dari PPKM Level 4, Ganjar: Terima Kasih Masyarakat
Kemudian destinasi wisata juga wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai. Untuk anak umur di bawah 12 tahun juga tidak diperkenankan memasuki tempat wisata. Daftar destinasi wisata yang diizinkan buka juga ditentukan oleh Kemenparekraf.
"Uji coba pembukaan objek wisata kebijakannya bersifat top to down. Untuk itu, kami masih menunggu pusat dan DIY," katanya.
Sementara itu Bupati Kulonprogo Sutedjo meminta Dinas Pariwisata bisa sedikit memberikan semangat kepada para pelaku wisata untuk bisa bangkit kembali, sehingga ketika nantinya pandemi berakhir dan kondisi kembali normal, maka pelaku wisata bisa benar-benar siap untuk memberikan pelayanan maksimal kepada wisatawan.
"Kami berharap pengelola wisata jangan patah semangat,” harap Sutedjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Sekolah mahal belum tentu menjamin kesuksesan anak. Riset terhadap keluarga pengusaha sukses menemukan lima karakter utama yang justru lebih menentukan masa dep
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak warga mengawasi revitalisasi sekolah swakelola agar pembangunan sesuai kebutuhan.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat