Setelah Paritrana Award 2020, Tahun Ini PUDAM Tirta Sembada Raih Top BUMD 2021

Direktur Utama PUDAM Tirta Sembada Sleman Dwi Nurwata (kedua dari kanan) bersama Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo (tengah) saat menerima penghargaan Top BUMD 2021 di Jakarta, Jumat (10/9/2021). - Istimewa/PUDAM Tirta Sembada Sleman
13 September 2021 17:07 WIB Media Digital Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Setelah menyabet penghargaan Paritrana Award 2020 untuk kategori Badan Usaha Skala Menengah, tahun ini Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Sembada Sleman kembali menunjukkan prestasinya melalui penghargaan Top BUMD 2021.

Paritrana Award merupakan program penghargaan dari pemerintah yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan dan didukung oleh Kementerian Ketenagakerjaan serta Kementerian Dalam Negeri dalam hal perlindungan tenaga kerja,.

Saat itu, PUDAM Tirta Sembada Sleman mampu meraih penghargaan terbaik pertama dan menyisihkan ratusan ribu badan usaha peserta calon penerima penghargaan. Hingga tahap penyisihan, PUDAM Tirta Sembada menyisihkan 157 badan usaha berskala menengah sebelum ditetapkan sebagai peraih terbaik pertama pada Kamis (9/9).

Direktur Utama PDAM Tirta Sembada Sleman Dwi Nurwata mengatakan penghargaan Paritrana Award 2020 tersebut dapat diraih berkat dukungan semua pihak. Baik karyawan, perusahaan, Dinas Tenaga Kerja Sleman hingga dukungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Penghargaan ini luar biasa. Ini dapat menjadi motivasi bagi kami tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga seluruh karyawan. Karyawanlah yang menjadi ujung tombak pelayanan kami," ujarnya seusai pengumuman penghargaan Paritrana Award 2020 di Kantor PUDAM Tirta Sembada Sleman, Kamis.

Dwi menyadari betapa pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para karyawan. Dengan memberikan perlindungan selama bekerja, maka karyawan akan nyaman bekerja. "Kalau sudah nyaman bekerja maka produktivitas karyawan bisa meningkat sehingga pelayanan kepada masyarakat juga bisa tambah lebih baik lagi," katanya.

Dalam hal perlindungan sosial ketenagakerjaan, PUDAM Sleman juga memanfaatkan program corporate social responsibility untuk membantu para tenaga pendidik PAUD/KB se-Sleman menjadi peserta BPJamsostek.

"Kami juga ada program pemberian CSR terhadap masyarakat kurang mampu dan relawan kesehatan yang ditanggunggkan dalam kepesertaan BPJamsostek sebanyak 2.500 orang pada 2020," ujarnya.

Selain Paritrana Award, PUDAM Tirta Sembada Sleman juga meraih Top BUMD 2021 Bintang Empat yang digelar majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), serta beberapa lembaga tim penilai, Jumat (10/9).

Top BUMD Awards digelar setiap tahun. Untuk tahun ini, tema yang diangkat adalah Membangun Kinerja dan Layanan BUMD tetap Produktif di masa Pandemi Covid-19. “PUDAM Tirta Sembada mampu bersaing ketat dengan 1.150 BUMD lainnya di seluruh Indonesia,” kata Dwi.

Dwi menjelaskan, selain tahun ini, PUDAM Sleman juga berhasil meraih penghargaan Top BUMD Award 2019 dan Best Winner Indonesia Excellent Quality Awarad 2019 untuk kategori The Most Trusted and Reliable PDAM in Service Excellent of The Year 2019.

Kedua prestasi itu, kata dia, didukung pula dengan peningkatan dari berbagai aspek baik dari sisi pelayanan, jumlah pelanggan serta laba yang dihasilkan. Prestasi yang diraih, diharapkan menjadi modal bagi jajaran direksi untuk terus mengembangkan bisnis PUDAM Tirta Sembada.

Direktur Utama PUDAM Tirta Sembada Sleman Dwi Nurwata (tengah) bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sleman Sutiasih (kiri) dan Kepala KC BPJamsostek Sleman Sofie Nur Hidayati (kanan) saat mengikuti kegiatan Penghargaan Paritrana Award 2020 secara virtual, Kamis (9/9)./Istimewa-PUDAM Tirta Sembada Sleman

Pelayanan Optimal

Selama pandemi Covid-19, kata Dwi, pelayanan PUDAM Tirta Sembada tetap diberikan secara optimal kepada masyarakat. Salah satunya adalah upaya membantu masyarakat terdampak Covid-19. “Kami memberikan diskon dan juga peniadaan denda bagi pelanggan rumah tangga yang terdampak Covid-19,” ucap Dwi.

Selain itu, untuk mengatasi persoalan kekeringan atau kekurangan air bersih yang terjadi bertahun-tahun di Prambanan, PUDAM Tirta Sembada pun memperluas layanan air bersih ke wilayah ini. "Masyarakat Prambanan saat ini sudah tidak perlu dropping air. Dropping air dengan tangki sudah tidak ada lagi di sana," katanya.