PDAM Sleman Mulai Pasang 1.000 SR untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Direktur Utama PDAM Sleman Dwi Nurwata
13 Agustus 2021 12:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Mulai Juli-Agustus ini PDAM Sleman mulai memasang sambungan rumah (SR) baru khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program ini menargetkan 1.000 SR untuk membantu masyarakat tak mampu.

Direktur Utama PDAM Sleman Dwi Nurwata mengatakan program tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat agar memenuhi hak dasarnya mendapatkan layanan air bersih. "Ini salah satu kegiatan prioritas pada tahun ini bagi warga miskin yang memiliki daya listrik 450 watt. Tujuannya agar mereka dapat menikmati air yang sehat dan sudah diolah," katanya, Jumat (13/8/2021).

Warga yang menjadi sasaran program ini, kata Dwi berada di 17 kapanewon. Terutama di wilayah pinggiran seperti Kapanewon Minggir, Moyudan, Seyegan, Kalasan dan Berbah. "Untuk 2021 ini penyambungan sudah dimulai sejak Juli dan ditarget selesai September. Rencana tahun 2022 kami juga memberikan kuota 1.000 SR untuk program ini," katanya.

Penyambungan dilakukan, katanya setelah lolos survei oleh konsultan dan ada jaringan pipa. Untuk program ini, masyarakat MBR hanya membayar Rp400.000 jauh lebih rendah dibandingkan program reguler sebesar Rp1,3 juta untuk SR baru. "Kalau yang tidak lolos MBR tetap kami layani tapi dengan program reguler. Target SR kami 1.500 SR di mana 1.000 SR untuk MBR dan 500 SR untuk reguler," katanya.

Perusahaan pelat merah daerah ini, menargetkan jumlah pelanggan hingga akhir tahun bertambah hingga 42.000 SR. Dwi menjelaskan, selama pandemi Covid-19 ini konsumsi air bersih mengalami peningkatan sekitar 10-15%. "Namun sampai saat ini belum ada masalah dengan ketersediaan air bersih," katanya.