Ribuan Lansia di Jogja Dapat Bansos

Ilustrasi lansia. - JIBI
20 September 2021 13:37 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menyalurkan bantuan Asistensi Sosial Lanjut Usia Miskin (ASLUM) kepada warganya. ASLUM untuk 2.016 warga lanjut usia (lansia) ini diperuntukkan bagi pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) tahun 2021.

Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, ASLUM merupakan bantuan kepada lansia di atas 60 tahun yang sudah masuk dalam data keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial, namun belum masuk data penerima bantuan sosial tunai dari APBD maupun APBN.

“Jadi ini menyisir lansia yang selama ini belum mendapat bantuan. Harapannya ini bisa memberikan manfaat bagi warga lansia miskin di masa pandemi seperti ini,” kata Heroe saat menyerahkan bantuan ASLUM secara simbolis di Bank BPD DIY di Mal Pelayanan Publik Balai Kota Jogja, Senin (20/9/2021).

Nominal ASLUM sebanyak Rp180.000 per bulan dari Januari sampai Desember 2021 disalurkan melalui Bank BPD DIY ke rekening masing-masing penerima. Dana bantuan ini berasal dari APBD Kota Jogja tahun 2021. Harapannya bantuan ini bisa memenuhi kebutuhan dasar para lansia miskin di Kota Jogja.

BACA JUGA: Ganjil Genap Bakal Berlaku di Malioboro

“Bantuan ini sifatnya per orang saja, bukan untuk keluarga. Harapannya paling tidak orangtua (lansia) punya uang untuk bisa membantu memenuhi kebutuhan dasar atau melakukan sesuatu sehingga bisa beraktivitas sebagaimana mestinya,” kata Heroe.

Pencairan ASLUM berlangsung dalam dua tahap. Pencairan pertama untuk masing- masing penerima sebanyak Rp1.080.000. Sedangkan pencairan tahap kedua berlangsung setelah verifikasi dari pendamping ASLUM di wilayah Kota Jogja.

Selain lansia yang masuk daftar KMS, Pemkot Jogja juga tetap memberikan perhatian kepada warga lansia non KMS. Bantuan dalam bentuk program kegiatan seperti kesehatan, sosial, dan berbagai hal. Adapula pemberdayaan beberapa warga lanjut usia lewat program menjadi guru- guru di PAUD dan TK untuk membagikan pengalamannya.

“Untuk lansia non KMS tetap kami berikan perhatian seperti fasilitasi aktivitas kesehatan dan sosial. Karena Kota Jogja sudah menuju kota layak lansia,” kata Heroe.
Menurut Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jogja, Maryustion Tonang, bantuan ASLUM menyasar lansia miskin yang dirinya maupun anggota keluarga lain dalam satu kepala keluarga tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial tunai dari APBN maupun APBD. Lansia penerima ASLUM juga bukan pengurus atau komponen Program Keluarga Harapan dan bukan pengurus Program Bantuan Sosial Pangan.

“Ada pendamping ASLUM yang membantu para penerima mencairkan bantuan. Satu pendamping mengampu sejumlah lansia di wilayahnya. Lansia miskin KMS ini dapat diberhentikan dari pemberian bantuan ASLUM apabila meninggal dunia, pindah domisili ke luar Kota Jogja dan menolak pemberian bantuan,” kata Maryustion.