Advertisement

BPBD Bantul Bakal Ajak Ahli Tinjau Risiko Bencana Kawasan Litto

Catur Dwi Janati
Senin, 20 September 2021 - 15:47 WIB
Budi Cahyana
BPBD Bantul Bakal Ajak Ahli Tinjau Risiko Bencana Kawasan Litto Litto - Little Tokyo/Instagram

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul berencana meninjau lokasi tempat dibangunnya Little Tokyo (Litto) untuk mengetahui risiko bencana.

"Kalau enggak besok Selasa atau Rabu," ujar Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto, Senin (20/9/2021).

Advertisement

BACA JUGA: Pembelajaran Tatap Muka di Jogja Lancar, Kapasitas Kelas 50% dan Durasi Belajar Hanya 3 Jam

Dwi tengah berkoordinasi dengan tin Geologi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY). "Kami ajak ke sana, mengecek apakah kondisi alam di sekitar situ, kondisi tanahnya rawan longsor atau seperti apa. kami tidak bisa gegabah begitu saja,” ujar dia.

Dwi mengatakan bila daerah pembangunan Litto memiliki potensi bencana longsor, Pemkab bantul akan mengambil langkah. "Apa yang harus kami lakukan untuk mengurangi dampak, antisipasinya seperti apa, mitigasinya seperti apa," tuturnya.

Pemetaan risiko bencana di kawasan Muntuk pernah dilakukan. " Tapi apakah wilayah Litto itu masuk zona kami atau tidak, akan kami buat dulu dokumennya," ucap dia..

"Kami tidak membatasi investasi yang mau masuk ke Kabupaten Bantul. Tetapi kami juga harus perhatikan risiko yang ada.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pemerintah Pertimbangkan Stop Kirim PMI ke Timur Tengah

Pemerintah Pertimbangkan Stop Kirim PMI ke Timur Tengah

News
| Rabu, 08 April 2026, 23:37 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement