Satpam Ditemukan Meninggal di Pos Jaga Perumahan Kasihan Bantul
Seorang satpam ditemukan meninggal di pos jaga perumahan di Kasihan, Bantul. Polisi menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Para peserta didik sedang melakukan kegiatan dalam PTM hari pertama di SMKN 1 Jogja, Senin (19/4/2021)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Pembelajaran tatap muka (PTM) perdana di sejumlah sekolah di Kota Jogja berlangsung lancar. Sejumlah sekolah masih menerapkan sistem pembelajaran dengan dua metode yakni PTM dan juga pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring.
Kepala SDN Lempuyangwangi, Esti Kartini, mengatakan sekolah itu melaksanakan PTM dengan durasi tiga jam pada pukul 07.00-10.00 WIB. Seluruh murid yang mengikuti PTM juga wajib diantar dengan kendaraan pribadi oleh orang tuanya.
BACA JUGA: Pantai Parangtritis Diajukan untuk Dibuka
“Pembelajaran selama tiga jam dan diikuti oleh 50 persen kelas VI. 50 persen lainnya pembelajaran daring," kata Esti, Senin (20/9/2021).
Sekolah memberlakukan skema PTM bergantian bagi murid. Murid yang PTM hari ini akan belajar secara daring besok dan begitu pula sebaliknya.
Sebelumnya, sekolah juga telah menyebar surat tanda persetujuan kepada orang tua murid untuk melaksanakan PTM. PTM perdana di masa PPKM kali ini hanya diikuti 40-an murid.
"Yang sakit belum diperbolehkan masuk. Per kelas ada 14 orang dan PTM tadi baru tiga kelas saja. Yang mengajar guru kelas masing-masing dan orang tua membuat surat pernyataan mengizinkan siswa," ucapnya.
Kepala SMPN 1 Kota Jogja Niken Sasanti menyebut PTM di sekolah berlangsung berbarengan dengan ujian penilaian tengah semester (PTS) secara daring.
PTM di sekolah itu akan dilaksanakan setelah PTS rampung yakni pada Kamis mendatang. Tiap kelas akan diisi sebanyak 50 persen murid atau sebanyak 17 orang.
"Guru mengajar menggunakan cara hibrid, jadi selain mengajar secara tatap muka, aktivitas mengajar guru tersebut juga bisa diikuti anak-anak yang sedang pembelajaran jarak jauh di rumah," ungkap Niken.
BACA JUGA: PPKM Berakhir, Epidemiolog: Covid-19 Nasional Belum Terkendali
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan sejumlah sekolah telah menerapkan PTM sejak Senin ini. Namun, masih ada beberapa sekolah yang masih melaksanakan PTS dan baru di tengah pekan ini melaksanakan PTM.
Dia menyebut 82% murid sekolah usia 12 tahun ke atas sudah divaksinasi di Jogja. Jumlah itu merupakan yang terbanyak kedua se-Indonesia setelah DKI Jakarta. Sementara, 18% yang belum divaksinasi akan didata sekolah.
Heroe mengingatkan agar orang tua murid benar-benar menjaga protokol kesehatan. Interaksi di luar rumah hendaknya dikurangi karena bisa berpotensi menimbulkan penyebaran baru di sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang satpam ditemukan meninggal di pos jaga perumahan di Kasihan, Bantul. Polisi menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Indonesia mendorong standar global AI yang fleksibel dan inklusif agar tidak membebani UMKM di negara berkembang.
Kasus DBD di Bantul turun drastis jadi 35 kasus tanpa kematian. Warga diminta waspada ISPA, influenza, dan iritasi mata.
DFC melihat peluang investasi di Indonesia, mulai dari energi nuklir hingga infrastruktur dan jasa keuangan.
Rupiah melemah ke Rp17.984 per dolar AS dipicu eskalasi Timur Tengah, meski cadangan devisa Indonesia meningkat.
Sales Town Hall 2026 menjadi momentum untuk membangkitkan semangat para tenaga penjualan agar terus menciptakan prestasi yang lebih tinggi