Banyak Pengemudi Tak Tahu Cara Pakai Fitur Canggih Mobil
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap banyak fitur canggih mobil jarang digunakan, termasuk teknologi keselamatan dan kenyamanan.
QR code terpasang di TPR Parangtritis, Jumat (7/5/2021)./Harian Jogja-Jumali\r\n
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memastikan mengajukan Pantai Parangtritis sebagai satu dari beberapa objek wisata di Bumi Projotamansari yang boleh melakukan uji coba buka operasional selama PPKM.
"Rencana kita ajukan Parangtritis [Pantai Parangtritis]. Hari ini kami memerintahkan Kepala Dinas Pariwisata Bantul untuk membuat usulan ke Kemenparekraf agar Parangtritis yang saat ini menjadi idola, dan kelihatannya banyak warga yang ingin segera kesana segera dibuka," kata Sekda Bantul Helmi Jamharis, Senin (20/9/2021) ditemui di Gedung DPRD Bantul.
Menurut Helmi, Pantai Parangtritis secara kesiapan jelas telah siap. Selain telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana, persoalan sinyal terkait scan barcode aplikasi PeduliLindungi dipastikan juga tidak akan terjadi di sana.
"Soal sinyal di sana tidak ada kendala. Ya, nanti disana juga akan kami terapkan kebijakan ganjil genap juga jika usulan diterima," tandas Helmi.
BACA JUGA: Begini Cara Mencegah Kekurangan Zat Besi
Helmi juga menampik salah satu alasan kenapa Pantai Parangtritis dibuka bukan karena banyaknya pengunjung tetap nekat datang meski pantai tersebut masih ditutup. Alhasil, retribusi yang seharusnya masuk ke kas daerah banyak yang menguap.
"Jadi bukan masalah retribusi, tapi lebih kepada destinasi itu banyak diminati oleh banyak masyarakat. Dan, nanti jika diizinkan untuk dijadi lokasi uji coba kami akan terapkan retribusi," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo memprediksi ada dua objek wisata di Bantul masuk dalam lima destinasi di DIY yang boleh melakukan uji coba buka operasional selama PPKM.
"Kami prediksi di Bantul tambah 2 titik (obwis yang uji coba saat PPKM)," kata Kwintarto.
Kwintarto sendiri masih enggan dua objek wisata tambahan yang akan dibuka. Sebab, menjadi kewenangan dari Kemenparekraf RI.
Ketua Koperasi Natawono yang mengelola sejumlah objek wisata di Dlingo termasuk Pinus Sari Purwo Harsono mengatakan, ada 2 obwis di wilayahnya yang akan beroperasi. Bahkan, saat ini telah menyiapkan scan barcode PeduliLindungi.
"Ada Pengger dan Seribu Batu yang telah disetujui. Saat ini sedang dipersiapkan barcodenya," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap banyak fitur canggih mobil jarang digunakan, termasuk teknologi keselamatan dan kenyamanan.
Kabar duka: Ibunda Deddy Corbuzier, Heniwaty, meninggal dunia pada 26 Agustus 2026. Deddy ungkapkan ikhlas, "Hanya cinta yang lebih sedikit". Banjir doa dari ar
Hyundai Ioniq V mulai Rp311 juta di Tiongkok dengan jarak tempuh hingga 650 km dan teknologi AI serta ADAS L2+.
Mantan polisi yang tinggal di Seoul ditangkap atas dugaan membunuh istrinya di Jeju saat proses perceraian berlangsung.
Rupiah menguat ke Rp17.670 per dolar AS, mengikuti ringgit dan pasar Asia setelah harga minyak turun akibat perkembangan Selat Hormuz.
Pelajar SMA/SMK di DIY didorong menjadi kader pencegah kejahatan jalanan yang dinilai dapat memicu dampak sosial dan ekonomi.