Advertisement
Program Satu Taskin Sleman Didorong Tekan Kemiskinan Ngemplak
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, resmi meluncurkan program Sinergi Aksi untuk Pengentasan Kemiskinan (Satu Taskin) oleh Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) Kapanewon Ngemplak pada Kamis (19/2/2026) di kantor Kapanewon Ngemplak. - Istimewa / Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman.
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Program Satu Taskin Sleman di Kapanewon Ngemplak menjadi strategi kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sleman menilai pendekatan terpadu ini mampu membuat penanganan kemiskinan lebih terarah dan efektif.
Program Sinergi Aksi untuk Pengentasan Kemiskinan (Satu Taskin) yang diinisiasi Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) Kapanewon Ngemplak dirancang sebagai wadah koordinasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Integrasi sumber daya serta pendanaan diharapkan membuat kontribusi masing-masing pihak lebih optimal dalam menekan angka kemiskinan di wilayah tersebut.
Advertisement
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan program tersebut dan mendorong dukungan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
"Saya mengajak seluruh pihak untuk mendukung percepatan penurunan angka kemiskinan melalui program Satu Taskin. Saya berterima kasih atas seluruh lintas sektor yang ikut terlibat dan membantu berjalannya program ini," tutur Danang pada Kamis (19/2/2026) di Kantor Kapanewon Ngemplak.
BACA JUGA
Implementasi program Satu Taskin Sleman juga disertai penyaluran bantuan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya penanganan kemiskinan berbasis kebutuhan riil di lapangan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Panewu Ngemplak, Tri Akhmeriyadi, menjelaskan total rencana anggaran program Satu Taskin tahun 2026 mencapai sekitar Rp287 juta. Alokasi tersebut mencakup bantuan rehabilitasi rumah dan jambanisasi sebanyak 10 unit, bantuan sosial paket sembako bulanan untuk 15 penerima manfaat, serta pelatihan pemberdayaan ekonomi bagi 20 keluarga miskin.
Program Satu Taskin Sleman diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kombinasi bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi, sehingga keluarga sasaran tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki peluang peningkatan pendapatan secara berkelanjutan di wilayah Kapanewon Ngemplak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kelompok Budidaya Maggot Tegalrejo Tekan Volume Sampah Organik
- Pengendara Motor Tewas Seusai Tabrak Truk di Jalan Wates-Purworejo
- BPPTKG Larang Aktivitas di Sungai Merapi Seusai Banjir Lahar Maut
- Dana Desa Anjlok, Eko Suwanto Usul Kenaikan Danais Kelurahan-Kalurahan
- 5 Lurah Bermasalah, Sleman Siap Gelar Pemilihan Lurah PAW di 2026
Advertisement
Advertisement








