Advertisement

Limbah Masker Bisa Jadi Bahan Bakar Alternatif

Sunartono
Jum'at, 24 September 2021 - 07:37 WIB
Sunartono
Limbah Masker Bisa Jadi Bahan Bakar Alternatif Hasil cairan dari pengolahan limbah masker bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. - Ist.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Limbah masker saat ini semakin berlimpah seiring adanya pandemi Covid-19. Upaya daur ulang sebaiknya dilakukan. Limbah masker yang mengandung bahan polimer bisa menjadi bahan bakar alternatif melalui proses pengolahan kimia.

Dekan Fakultas Teknologi Industri UII Profesor Hari Purnomo menjelaskan studi terbaru memperkirakan ada 129 miliar potong masker wajah yang digunakan setiap bulan di seluruh dunia. Penggunaan masker sekali pakai itu diperkirakan sebanyak 3 juta potong setiap menitnya.

BACA JUGA : Berbagai Macam Limbah Ini Bisa Menjadi Bahan Bakar

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Mengutip Worldwide Wildlife Fund yang melaporkan kekhawatiran tentang pembuangan sampah masker yang salah. Jika hanya 1 persen dari masker yang dibuang secara tidak benar, ini akan menghasilkan 10 juta masker per bulan yang tersebar di lingkungan. Maka kami berusaha memanfaatkannya menjadi produk yang berbeda yaitu bahan bakar alternatif,” dalam rilisnya, Kamis (23/9/2021).

Peneliti Pengolahan Limbah Masker menjadi Bahan Bakar Arif Hidayat menambahkan pengolahan limbah masker menjadi energi alternatif dilakukan melalui proses pirolisis. Proses ini akan menghasilkan produk cair yang dapat dimanfaatkan sebagai Bahan Bakar Minyak (BBM). Masker sekali pakai terbuat dari bahan polimer, terutama dari Polypropylene (PP) atau High-Density Poly Ethylene (HDPE) sehingga bisa dimanfaatkan menjadi bahan bakar.

“Pada tahap awal, limbah masker harus dipisahkan dari jenis sampah lain, lalu didisinfeksi untuk menghilangkan virus atau bakteri. Kemudian diprosesi dalam tabung reaktor pirolisis. Proses pemanasan di pirolisi tanpa adanya oksigen di dalam ruangan tertutup yang akan mengubah bahan baku menjadi produk cairan dan padatan,” katanya.

BACA JUGA : KABAR KAMPUS: UGM Kembangkan Mikroalga untuk Bahan

Ia menambahkan saat ini tabung reaktor pirolisis yang digunakan mempunyai volume 5 liter dan mampu menampung limbah masker sebanyak satu kilogram. 

Dari setiap pemrosesan satu kilogram limbah masker akan diperoleh produk cair sebanyak 500-600 mililiter.

Advertisement

“Hasil analisis kimia terhadap kandungan cair tersebut didapatkan komponen penyusunnya hampir sama dengan senyawa hidrokarbon yang banyak terdapat di dalam BBM,’ katanya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Ini Dia 3 Anggota Baru Bawaslu DIY

Ini Dia 3 Anggota Baru Bawaslu DIY

Jogjapolitan | 7 hours ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kejagung Periksa 4 Pejabat BUMN Waskita Karya

News
| Selasa, 27 September 2022, 04:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement