Dibangun Mulai 2022, Tol Jogja-Bandara YIA Lewati 15 Desa di 6 Kecamatan

Ilustrasi - JIBI/Bisnis.com/Himawan L Nugraha
28 September 2021 17:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Pembebasan lahan Tol Jogja-Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo ditargetkan dimulai pada awal 2022. Tol akan melewati 15 desa atau kalurahan di enam kecamatan atau kapanewon di Kulonprogo

Corporate Communication PT Jogjasolo Margo Makmur mengatakan jawatannya fokus menyiapkan izin lingkungan terkait dengan pembangunan jalur tol Jogja sampai dengan Bandara YIA di Kulonprogo sembari menunggu diterbitkannya izin penetapan lokasi (IPL).

"Jika sejumlah izin tadi sudah diperoleh, kami ingin segera mulai tahap pembebasan lahan sesuai dengan target kami yakni di awal 2022. Saat pembebasan lahan berjalan nantinya diiringi dengan tahap pembangunan. Itu rencana kerja kami," kata Ahmad Izzi pada Selasa (28/9/2021).

Sebanyak enam kapanewon yang berada di Kulonprogo bakal menjadi titik lokasi dilewatinya jalan tol. Enam kapanewon tersebut terdiri dari Sentolo, Pengasih, Wates, Kokap, Temon, dan Nanggulan.

"Ada 15 kalurahan yang menjadi titik lokasi dilewatinya jalan tol. Lokasi tol sudah kami petakan melalui pengajuan izin penetapan lokasi ke Gubernur DIY. Izin sedang diproses di Pemda DIY. Harapan kami izin tersebut terbit sehingga kami bisa memulai pembebasan lahan," terang Izzi. 

Jalur tol Jogja sampai dengan Bandara YIA di Kulonprogo yang mempunyai panjang sekitar 30 kilometer juga rencananya memiliki tiga entry maupun exit. Rencananya, tiga wilayah akan menjadi titik entry exit. Mulai dari wilayah kapanewon Sentolo, Wates, dan Bandara YIA.

"Di sana akan ada simpang susun. Penentuan titik melalui kaidah kaidah teknis yang harus terpenuhi. Jika memang harus melewati pemukiman padat ya harus dilakukan. Namun, sebisa mungkin kita menghindari wilayah permukiman padat penduduk," terang Izzi.