Advertisement

Sekretaris Disdikpora Bantul Jadi Sorotan

Jumali
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 12:27 WIB
Budi Cahyana
Sekretaris Disdikpora Bantul Jadi Sorotan Ilustrasi - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Rotasi dan promosi sejumlah PNS di lingkungan Pemkab Bantul yang dilakukan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Selasa (28/9/2021) lalu mendapatkan sorotan, utamanya untuk jabatan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).

Sekretaris Disdikpora tidak diisi pejabat struktural, tetapi berasal dari pejabat fungsional. Sekretaris Disdikpora yang kosong setelah meninggalnya Riswidodo, saat ini diisi oleh mantan guru madya SMPN 1 Pandak, Titik Sunarti Widyaningsih.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Bantul Yasmuri mengatakan sejatinya jabatan struktural eselon III A untuk Sekretaris Disdikpora bisa diiisi oleh pejabat fungsional. Pengisian jabatan eselon III A, tidak harus melalui mekanisme lelang jabatan.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

"Jadi sebenarnya tidak masalah. Karena tidak bertentangan dengan aturan yang ada. Selama memenuhi kualifikasi, golongan dan pendidikan. Apalagi, Bu Titik ini kan juga sudah punya gelar doktor," kata politikus PKB ini, Jumat (1/10/2021).

Pengisian jabatan struktural oleh pejabat fungsional bukan kali ini terjadi di Bantul. Kepala Disdikpora Bantul saat ini yakni Isdarmoko sebelumnya bukan berasal dari pejabat struktural. Isdarmoko adalah mantan Kepala SMAN 2 Bantul.

"Hanya saja untuk posisi eselon II [kepala dinas], memang harus lewat mekanisme lelang jabatan. Untuk eselon III A tak perlu lelang jabatan. Sekretaris Disdikpora itu kewenangan prerogatif dari bupati," tandasnya.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bantul Totok Sudarto tak mempermasalahkan Sekretaris Disdikpora dari guru madya tidak ada masalah.



Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Komnas HAM: Tak Ada Aremania yang Serang Pemain Persebaya saat Tragedi Kanjuruhan

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 17:17 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement