Timnas Voli Putri Indonesia Kalah 0-3 dari Thailand di AVC 2026
Timnas voli putri Indonesia kalah 0-3 dari Thailand di AVC 2026. Ini kekalahan pertama Garuda Pertiwi dari tiga laga. Simak jalannya pertandingan. (
Litto/Little Tokyo-Instagram
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kalurahan Muntuk belum mendukung Little Tokyo (Litto) yang berada di RT05 Gunung Cilik, Muntuk, Dlingo, Bantul.
Dukungan baru diberikan apabila pengelola Litto telah mengantongi izin dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.
BACA JUGA: Tingkat Hunian Hotel di DIY Melesat Tajam
"Itu pun jika mereka sepakat dengan poin yang kami minta. Jadi, jika ada kabar bahwa hari ini ada deklarasi dukungan keberadaan Litto, itu tidak benar. Kami belum memberi dukungan. Kami baru akan memberi dukungan jika Litto telah mengantongi izin dari Pemkab," kata Lurah Muntuk Marsudi "Comer", Senin (4/10/2021).
Marsudi mengatakan beberapa waktu lalu sempat ditemui owner Litto Suswinarno. Dalam pertemuan itu, Litto meminta Muntuk untuk memberikan draf poin kerja sama yang diinginkan oleh kalurahan.
“Dan itu ditindaklanjuti dengan undangan dalam bentuk PDF. Tapi, saya minta undangan direvisi karena di undangan agendanya adalah deklarasi dukungan. Padahal, kami belum memberikan dukungan jika mereka belum mengantongi izin dari Pemkab Bantul," kata Marsudi.
Marsudi telah menggelar rapat di Kantor Kalurahan Muntuk, Senin. Pertemuan yang melibatkan Bamuskal, FKPPM dan sejumlah pihak menyepakati beberapa poin draf yang akan diajukan, meliputi pemberdayaan masyarakat yang melibatkan kelembagaan di kalurahan, pendampingan kepada masyarakat yang meliputi pelestarian kebudayaan sampai atraksi kebudayaan, olahraga dan pemberdayaan karang taruna. Selain itu ada kerja sama dengan badan usaha milik kalurahan dalam pengadaan barang dan jasa sesuai kemampuan, menjaga kelestarian alam, menjamin CSR perusahaan tidak keluar dari Kalurahan Muntuk, dan melibatkan pemerintah kalurahan dalam segala pembahasan.
"Litto mendukung status Desa Budaya Muntuk, melibatkan linmas, FKPM, FPRB sesuai kapasitas dan fungsinya, memberikan kontribusi ke Padukuhan Gunung Cilik dan PAD ke Kalurahan Muntuk," kata Marsudi.
Terpisah, GM Litto Agus Setiawan mengakui adanya pertemuan antara owner dengan Pemkal Muntuk terkait dengan penyampaian draft poin kesepakatan kerjasama kedua belah pihak.
Soal perizinan, Agus Setiawan mengatakan sejauh ini masih dalam proses.
"SHM dan pengeringan sudah. Besok kami juga diundang dari Dispertaru Bantul, mungkin terkait pengelolaan limbah," katanya.
BACA JUGA: Destinasi Wisata di Gunungkidul Belum Dibuka, Wisatawan Nekat Menerobos ke Pantai
Wakil Ketua Komisi B DPRD Bantul Aryunadi menyatakan Pemkab dan DPRD Bantul mendukung investasi di sektor pariwisata. "Tapi, persyaratan pendirian seperti izin harus ada dan dipenuhi. Ini wajib," katanya.
Minggu (3/10/2021) malam tersebar undangan dari owner Litto Suswinarno dalam bentuk format PDF. Surat yang belum ditandatangani itu menyebut Lurah Muntuk turut mengundang pertemuan pada Senin pukul 14.00 WIB di Litto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putri Indonesia kalah 0-3 dari Thailand di AVC 2026. Ini kekalahan pertama Garuda Pertiwi dari tiga laga. Simak jalannya pertandingan. (
Harga emas Antam naik Rp18.000 menjadi Rp2.768.000 per gram. Simak harga lengkap 0,5 gram hingga 1.000 gram dan ketentuan pajaknya.
Manchester City dikabarkan sepakat merekrut Allan Elias dari Palmeiras dengan nilai 40 juta euro atau sekitar Rp828 miliar.
Kemenhut menjatuhkan sanksi kepada enam perusahaan setelah karhutla membakar 1.511,55 hektare areal kelolaan di Kalimantan.
Jepang diproyeksikan membutuhkan 820.000 tenaga kerja dalam lima tahun. Pemkab Magelang mendorong SDM lokal meningkatkan kompetensi.
AS mengusulkan biaya pengajuan visa kerja H-1B sebesar 103.265 dolar AS atau sekitar Rp1,82 miliar, di luar biaya lainnya.