RS PKU Muhammadiyah Jogja Gelar Simulasi Kebakaran, Ini Tujuannya
RS PKU Muhammadiyah Jogja menggelar simulasi penanganan krisis kesehatan dampak kebakaran. Latihan melibatkan Damkar, BPBD DIY, dan MDMC.
Ilustrasi drainase/Ist-WSBT
Harianjogja.com, SLEMAN--Pembangunan infrastruktur yang belum berwawasan lingkungan akan berakibat pada semakin berkurangnya area resapan air. Untuk menjaga kondisi dan kualitas air, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman menggelar Sosialisasi Biopori Untuk Konservasi Air di Gedung Pertemuan Sasana Anglocita Tama Kapanewon Depok, Senin (4/10/2021).
Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas dan Peran Serta Masyarakat Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup DLH Sleman, Mustika Dewi mengatakan kegiatan tersebut digelar akibat semakin menyempitnya resapan air seiring berkurangnya lahan terbuka. Jika tidak diantisipasi sejak dini, kondisi tersebut akan menimbulkan bencana alam seperti banjir, kekeringan, penurunan muka air tanah, dan pencemaran lingkungan.
"Upaya mitigasi bencana jika tidak segera dilakukan, tentunya akan berdampak pada masyarakat. Oleh karenanya perlu dilakukan upaya konservasi air dengan penanaman pohon, pengelolaan sampah dan pembuatan biopori," terang Dewi.
Kawasan Depok, katanya, menjadi salah satu daerah dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi. Kebutuhan permukiman di kawasan ini semakin meningkat sehingga berdampak pada semakin terbatasnya lahan terbuka hijau. Kondisi demikian juga berbanding lurus dengan meningkatnya residu sampah.
"Selain sebagai konservasi air, biopori juga dapat dimanfaatkan sebagai komposter pupuk organik. Sampah rumah tangga seperti sisa makanan, daun, jangan dibakar, masukkan saja dalam biopori. Tiga bulan ke depan dapat dipanen karena sudah menjadi pupuk kompos," imbuh Dewi.
Pembuatan biopori tersebut diapresiasi Panewu Depok, Subagya. Menurutnya, menjaga lingkungan yang baik menjadi tanggung jawab bersama. "Jangan sampai besok-besok kita mendapat musibah seperti banjir karena kita sendiri abai terhadap pengelolaan lingkungan," kata Subagya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RS PKU Muhammadiyah Jogja menggelar simulasi penanganan krisis kesehatan dampak kebakaran. Latihan melibatkan Damkar, BPBD DIY, dan MDMC.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 5 September 2026 tersedia 5 perjalanan PP. Cek jam keberangkatan dan informasi lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.