HUT Kota Jogja ke-270, Maswil Rilis Lagu Kamu itu Jogja Istimewa, Begini Liriknya
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Ilustrasi drainase/Ist-WSBT
Harianjogja.com, SLEMAN--Pembangunan infrastruktur yang belum berwawasan lingkungan akan berakibat pada semakin berkurangnya area resapan air. Untuk menjaga kondisi dan kualitas air, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman menggelar Sosialisasi Biopori Untuk Konservasi Air di Gedung Pertemuan Sasana Anglocita Tama Kapanewon Depok, Senin (4/10/2021).
Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas dan Peran Serta Masyarakat Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup DLH Sleman, Mustika Dewi mengatakan kegiatan tersebut digelar akibat semakin menyempitnya resapan air seiring berkurangnya lahan terbuka. Jika tidak diantisipasi sejak dini, kondisi tersebut akan menimbulkan bencana alam seperti banjir, kekeringan, penurunan muka air tanah, dan pencemaran lingkungan.
"Upaya mitigasi bencana jika tidak segera dilakukan, tentunya akan berdampak pada masyarakat. Oleh karenanya perlu dilakukan upaya konservasi air dengan penanaman pohon, pengelolaan sampah dan pembuatan biopori," terang Dewi.
Kawasan Depok, katanya, menjadi salah satu daerah dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi. Kebutuhan permukiman di kawasan ini semakin meningkat sehingga berdampak pada semakin terbatasnya lahan terbuka hijau. Kondisi demikian juga berbanding lurus dengan meningkatnya residu sampah.
"Selain sebagai konservasi air, biopori juga dapat dimanfaatkan sebagai komposter pupuk organik. Sampah rumah tangga seperti sisa makanan, daun, jangan dibakar, masukkan saja dalam biopori. Tiga bulan ke depan dapat dipanen karena sudah menjadi pupuk kompos," imbuh Dewi.
Pembuatan biopori tersebut diapresiasi Panewu Depok, Subagya. Menurutnya, menjaga lingkungan yang baik menjadi tanggung jawab bersama. "Jangan sampai besok-besok kita mendapat musibah seperti banjir karena kita sendiri abai terhadap pengelolaan lingkungan," kata Subagya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Pemkot Jogja menyiapkan Rp1 miliar pada 2027 untuk mengembangkan integrated farming di Bener sebagai pusat edukasi dan produksi pangan.
Apple mengakui laporan layar bagian dalam iPhone Duo retak di sekitar engsel. Pengguna terdampak dapat mengajukan penggantian melalui AppleCare.
Konsumsi minuman manis berlebihan dapat meningkatkan risiko fatty liver. Dokter menjelaskan penyebab, gejala, risiko, dan cara mencegahnya.
Bahlil menyebut ekspor listrik Indonesia bisa berlanjut jika negara pembeli menyepakati harga. Pemerintah tetap memprioritaskan kebutuhan domestik.
Damkarmat Kota Jogja masih menerima panggilan hotline darurat tanpa respons. Persoalan ini telah dilaporkan kepada Diskominfo dan Telkomsel.