Bantul Bangun 20 Kolam Ikan per Kalurahan, Produksi Ditarget Naik
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Suasana rumah duka Gunawan Maryanto di Karang Malang, Sleman, Kamis (7/10/2021)/Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL - Insan kesenian Tanah Air berduka. Aktor dan penyair Gunawan Maryanto menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (6/9/2021) malam. Seniman peraih Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik dalam film Hiruk-Pikuk si Al-Kisah ini sempat dirawat di rumah sakit Ludiro Husodo sebelum akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 20.00 Wib.
Jenazah Gunawan Maryanto yang biasa disapa Cindhil disemayamkan di Teater Garasi Kasihan, Bantul selama semalam sebagai bentuk penghormatan. Cindhil yang juga memerankan sosok Wiji Thukul dalam film biopik Istirahatlah Kata-kata ini juga merupakan pengelola di kelompok teater tersebut.
"Sempat juga dirawat di RS Ludiro Husodo dan sebelum itu juga masih rapat sampai jam 3 sore kemarin," kata kerabat Cindhil, Purwo Aji, 61, Kamis (7/10/2021).
Purwo Aji mengatakan, Cindhil meninggal karena mengalami penyakit jantung. Sebagai seniman yang kerap sibuk dengan berbagai agenda, dia memang kerap terlambat makan. Sebelum dibawa ke rumah sakit, Cindhil juga sempat dirawat sebentar oleh rekan-rekan sesama seniman.
Baca juga: KABAR DUKA: Seniman Teater Garasi Gunawan Maryanto Meninggal Dunia
"Tidak ada riwayat sebelumnya. Keluhannya memang bilang kalau lambungnya sakit sorenya kemarin, dirawat sebentar dan dikasih minum itu tubuhnya menolak. Kemudian baru dirujuk ke RS, sorenya saya kesana sempat lihat kalau kondisinya tidak memungkinkan lagi," ujar Purwo Aji.
Cindhil pernah mengeyam pendidikan di Sastra Nusantara Universitas Gadjah Mada hingga kemudian bergiat di beragam lintas seni seperti teater, tulis menulis, kepenyairan, serta seni peran. "Anaknya memang dikenal mandiri," kata Purwo Aji menambahkan. Jenazah Cindhil akan dimakamkan kompleks Karang Malang UNY pada siang ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.