Alumni Prakerja Berbagi Cerita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (empat dari kiri) bersama Alumni Kartu Prakerja dan perwakilan dari BNI di Pengilon, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Jumat (8/10/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
09 Oktober 2021 07:57 WIB Herlambang Jati Kusumo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah peserta Kartu Prakerja berbagi cerita dan pengalaman selepas menjalani pelatihan. Beberapa peserta menceritakan bagaimana awal mengikuti pelatihan, dan bercerita setelah menjadi alumni. Kegiatan yang didukung BNI tersebut dipandu langsung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Airlangga mengatakan kegiatan ini diikuti para alumni yang telah mengikuti pelatihan, memulai bisnis, dan sudah punya omzet stabil. Ia juga mengatakan ada tawaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mengembangkan usaha. KUR ditawarkan sampai dengan Rp100 juta tanpa agunan.

Dalam pertemuan itu, Airlangga bertanya kepada salah satu alumni bernama Nurul Hestiningtyas tentang Kartu Prakerja dan apa yang mendorong dia ikut program tersebut. “Awal mendengar Kartu Prakerja dari mana Mbak Nurul?” kata Airlangga.

Kepada Airlangga, Nurul mengaku pertama kali mengetahui Kartu Prakerja dari Instagram. Dia kemudian masuk mendaftar pada gelombang keempat. Perempuan yang sebelumnya bekerja di bidang pemasaran ini mengaku mengikuti program pemerintah ini karena terpaksa berhenti bekerja saat pandemi Covid-19 melanda.

“Karena tak bisa kuliah, saya berupaya meningkatkan kemampuan. Dengan mengikuti program Kartu Prakerja ternyata bisa menggerakkan otak saya lagi,” katanya, Jumat.

Dalam program Kartu Prakerja Nurul mengikuti pelatihan content creator. Dari pelatihan itu, perempuan ini akhirnya menjadi fotografer dan menerima foto produk di rumah. “Saya membantu UMKM dalam menyiapkan foto produk. UMKM mungkin enggak bisa membayar mahal untuk foto produk. Dengan budget yang terbatas, saya berusaha membantu. Dengan Rp500.000 sudah bisa memperoleh banyak foto. Dalam program Kartu Prakerja, saya juga mengikuti pelatihan mengelola keuangan bisnis, membuat bisnis produk sekaligus produk,” ujarnya.

Terkait dengan tawaran KUR sekaligus pendampingan dari BNI, Nurul mengaku berminat dan berniat mengajukan kredit Rp50 juta. (***)