Sandiaga Kesulitan Akses PeduliLindungi di Mangunan, Ponselnya hingga Panas

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam kunjungannya ke Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (18/9/2021). - Antara
11 Oktober 2021 10:17 WIB Newswire Bantul Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meminta pemerintah daerah untuk memastikan keandalan sinyal internet untuk mempermudah masyarakat mengakses aplikasi PeduliLindungi ketika berada di kawasan wisata. Sandiaga sempat kesulitan mendapat sinyal internet saat mengakses aplikasi PeduliLindungi ketika berada di kawasan Desa Wisata Mangunan, Dlingo, Bantul yang merupakan salah satu desa wisata terbaik di Indonesia.

"Saya mengalami sendiri, saya pakai PeduliLndungi [sinyal] muter-muter terus tidak habis-habis, sampai panas handphone saya," kata Sandiaga, dilansir dari Antara, Senin (11/10/2021).

BACA JUGA : Sandiaga Buka Peluang Penambahan Pembukaan Objek Wisata di DIY

Dia berharap pemerintah daerah dapat mengatur kawasan wisata yang kesulitan sinyal internet yang dapat menghambat wisatawan dalam proses scan barcode dari aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk kawasan wisata.

Pengaturan tersebut bisa dengan uji coba menunjukkan kartu vaksin dari pengunjung di pintu masuk wisata tanpa harus melalui aplikasi PeduliLindungi, jika kesulitan mendapat jaringan internet.

Dia juga sudah langsung bergerak cepat dengan berkomunikasi dengan provider jaringan Telkom, dan akan ditindaklanjuti dengan survei dalam beberapa hari ke depan, salah satunya ke Desa Wisata Mangunan Bantul ini.

"Saya juga koordinasi dengan Kominfo, karena ini adalah destinasi unggulan, salah satu yang menopang destinasi super prioritas. Jadi harus kita berikan prioritas internet yang berkualitas, jadi langsung kita tindaklanjuti," ujarnya.

BACA JUGA : Di Hadapan Sandiaga Uno, Gojek Sepakati Kolaborasi dengan Pemkot Jogja

Sandiaga juga mengharapkan agar pemerintah daerah termasuk DIY meningkatkan kecepatan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat, agar dapat menurunkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Sumber : Antara