Di Hadapan Sandiaga Uno, Gojek Sepakati Kolaborasi dengan Pemkot Jogja

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno (kiri) dan VP Strategic Regional Head Gojek Central West Java Anandita Danaatmadja (kanan) usai melakukan penandatanganan PKS Pengembangan Industri Pariwisata Kota Yogyakarta Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital Ekosistem Gojek pada hari ini Yogyakarta (8/10 - 2021)/Ist
08 Oktober 2021 20:47 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA– Gojek melalui LOKET, perusahaan Grup Gojek penyedia sistem teknologi manajemen event dan hiburan di Indonesia terus memperkuat komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan industri kreatif tanah air melalui dukungan teknologi di penyelenggaraan event berbagai skala.

Dukungan ini sejalan dengan fokus Pemerintah Kota Yogyakarta yang ingin semakin memperluas akses dan peluang bagi para pegiat ekonomi kreatif untuk mempromosikan karya-karya mereka terutama di saat pandemi.

Sebelum pandemi Industri kreatif terus menunjukkan pertumbuhan yang semakin positif. Bahkan, Ekonomi Kreatif di Indonesia turut diharapkan akan menjadi salah satu kekuatan baru ekonomi nasional dan industri kreatif dunia.

Berdasarkan data Bekraf nilai Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif pada tahun 2016 mencapai Rp 922.59 triliun. Sementara menyentuh angka Rp1.000 triliun pada tahun 2017 dan kembali meningkat menjadi Rp1.105 triliun di tahun 2018. Dikarenakan pandemi, angka ini tergerus, hal ini lah yang mendasari kolaborasi yang dilakukan oleh Gojek, LOKET dan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Komitmen tersebut dikukuhkan dalam Penandatanganan PKS dalam Pengembangan Industri Pariwisata Kota Yogyakarta Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital Ekosistem Gojek yang dilakukan pada hari ini di hadapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa,“Saya melihat Yogyakarta memiliki potensi sektor pariwisata yang sangat besar. Apalagi jika melihat hasil karya para pelaku kreatif yang semakin progresif, tak heran kini semakin banyak diakui dan berkembang sedemikian pesat walaupun di saat pandemi. Saya apresiasi langkah Gojek dan Loket dalam berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk bersama-sama mengembangkan industri kreatif tanah air.”

Melalui kolaborasi ini, seluruh penyelenggaraan event-event di Yogyakarta, akan mendapat dukungan dari Gojek dan LOKET, berupa penerapan Ticketing Management System (TMS).

Kolaborasi ini memberikan kemudahan bagi para penikmat seni, pelaku kreatif, maupun masyarakat umum, untuk mengakses tiket event event secara online, baik melalui platform unggulan LOKET yakni Loket.com dan GoTix yang tersedia di aplikasi Gojek, serta laman go-tix.id.
VP Strategic Regional Head Gojek Central West Java Anandita Danaatmadja “Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Yogyakarta kepada Gojek dan LOKET, Untuk memberikan pengalaman terbaik, baik kepada Event Creator (penyelenggara acara) maupun konsumen atau pengunjung".

"LOKET juga akan menyediakan landing page khusus yang merangkum semua event Pemerintah Kota Yogyakarta. Ini mempermudah calon pengunjung dan juga pelaku kreatif berpartisipasi dalam event-event di Jogja mendatang. Di satu sisi calon pengunjung semakin mudah untuk menemukan serta memilih event yang ingin dikunjungi. Di sisi lain, para pelaku kreatif dapat mengetahui secara langsung berbagai event yang dapat mereka ikuti. Dukungan ini, kami harapkan dapat membantu para pelaku kreatif mempromosikan karya dan membuka potensi pasar yang lebih luas.”

Kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan Gojek dan LOKET tidak hanya untuk mendukung upaya para pelaku kreatif untuk memberikan akses kepada masyarakat secara lebih luas, tetapi juga membekali mereka dengan analisis mumpuni mengenai segala hal terkait dengan penyelenggaraan event-event.

Analisis tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran secara menyeluruh yang membantu perencanaan sebuah event, misalnya melingkupi kesuksesan kegiatan, evaluasi, dominasi asal pengunjung, serta preferensi pengunjung terhadap jenis acara, termasuk waktu terbaik untuk menginformasikan masyarakat mengenai sebuah event, dan lain sebagainya.

“Hasil analisis ini dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menemukan potensi-potensi baru seperti misalnya selama kegiatan berlangsung terdapat salah satu subsektor yang banyak menarik perhatian pengunjung yang kemudian bisa menjadi suatu masukan yang mendorong perkembangan ekonomi kreatif ke depan,” jelas Anandita.

Gojek Persiapkan Lonjakan Pariwisata dengan Mengedepankan Protokol Kesehatan yang Holistik Gojek juga memberikan pelatihan yang komprehensif bagi pelaku ekonomi kreatif dalam menggunakan LOKET serta membekali Mitra-mitra Gojek Pelayanan Prima di sektor pariwisata dan literasi bangunan sejarah di Yogyakarta.

Tidak hanya membekali dengan pelayanan yang prima yang mumpuni, Gojek juga melakukan vaksinasi bagi Mitra-mitranya di Yogyakarta dalam proses 100% sehingga pengunjung merasakan aman dan nyaman dalam berwisata.

Aplikasi peduli lindungi pun sudah ada di dalam aplikasi Gojek yang membantu wisatawan untuk mengakses lokasi wisata dengan protokol kesehatan ketat.

Di sisi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM, Gojek menyiapkan infrastruktur baik secara teknologi dan non-teknologi sebagai persiapan lonjakan pariwisata pada Mitra GoFood, GoRide, GoCar dan juga pengiriman logistik untuk oleh-oleh serta Cinderamata dengan GoSend.

“Ke depan, kami berharap akan ada beragam kegiatan lain menarik untuk memperkenalkan karya-karya kreatif kepada masyarakat Indonesia secara lebih luas. Dengan dukungan dan beragam kemudahan yang diberikan Gojek dan LOKET, baik kepada Pemerintah Kota Yogyakarta maupun pengunjung, kami berharap kolaborasi ini merupakan langkah awal yang dapat membantu kemajuan ekonomi kreatif Indonesia, sehingga kemudian menjadi masa depan ekonomi yang menjanjikan,” tutup Anandita. (*)