Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat melihat program normalisasi luweng di Pasar Bintaos di Kalurahan Sidoharjo, Tepus. Jumat (19/12/2025)./ Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menuntaskan normalisasi dua luweng di Semanu dan Tepus sebagai langkah strategis mencegah banjir saat musim hujan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul Sigit Swastono, mengungkapkan bahwa dua titik yang menjadi sasaran utama adalah Luweng Gunung Ringin di Semanu dan luweng di Pasar Bintaos, Tepus.
Luweng Gunung Ringin yang terletak di Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, menjadi prioritas karena fungsinya sebagai muara air. Dengan alokasi anggaran sekitar Rp90-an juta, pengerjaan di lokasi ini kini telah rampung 100 persen.
Secara teknis, normalisasi dilakukan melalui pengerukan sedimen tanah sedalam 1,5 meter dengan lebar sekitar tiga meter. Pengerukan ini membentang sepanjang 450 meter menuju bibir luweng.
“Ada juga pembangunan talut pengamanan sehingga aliran bisa lancar dan tidak ada sumbatan,” ujar Sigit, Jumat (19/12/2025).
Lokasi kedua yang dinormalisasi adalah luweng di kawasan Pasar Bintaos, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus. Rehabilitasi ini menelan anggaran sebesar Rp54 juta untuk memastikan sistem drainase pasar kembali berfungsi optimal.
Sigit menegaskan, normalisasi luweng sangat krusial agar aliran air tidak terhambat sedimentasi yang memicu genangan luas. "Program normalisasi ini berjalan dengan lancar karena bisa selesai sesuai dengan yang diharapkan," imbuhnya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, meninjau langsung hasil pengerjaan di Pasar Bintaos pada Jumat pagi. Ia mengenang kondisi pasar yang sebelumnya memprihatinkan saat hujan deras akibat luapan air yang tersumbat sedimen.
Genangan tersebut kerap mengganggu aktivitas ekonomi dan membuat pedagang merasa tidak tenang. Namun, berkat normalisasi ini, sistem pembuangan air kini jauh lebih lancar.
“Alhamdulillah, dengan gotong royong akhirnya luweng bisa dilakukan normalisasi sehingga sekarang tidak terjadi genangan saat hujan deras sekalipun,” ungkap Bupati yang akrab disapa Mbak Endah tersebut.
Fokus utama pekerjaan ini meliputi:
- Rehabilitasi tanggul sungai di sekitar mulut luweng.
- Pembangunan saluran drainase permanen.
- Pengerukan sedimentasi yang menutup mulut gua (luweng).
“Sekarang sudah terlihat dampaknya karena tidak terjadi banjir. Tapi, saya juga berharap ini harus dirawat secara berkala agar tetap berfungsi sesuai dengan yang diharapkan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
RANS Entertainment memuncaki peringkat global live streaming YouTube dengan 2,96 juta jam tonton berdasarkan data Streams Charts.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.