Muncul Klaster Tilik di Sanden, 9 Warga Tertular Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
12 Oktober 2021 17:37 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, SANDEN - Di tengah penurunan kasus Covid-19, klaster kembali muncul di Kabupaten Bantul. Di Padukuhan Gokerten, Srigading, Sanden muncul klaster karena aktivitas sosial masyarakat menjenguk orang sakit atau tilik.

Kepala Urusan Perencanaan Desa Srigading, Sulistyantoro menjelaskan ada sembilan warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 pasca menjenguk salah seorang tetangga yang sakit. "Warga mengira hanya sakit biasa, tetapi ternyata belakangan dinyatakan positif Covid-19. Terus yang pada tilik di-tracing dan swab PCR, hasilnya sembilan positif plus satu warga total ada 10 warga," terangnya pada Selasa (12/10/2021).

BACA JUGA : Kabar Baik! Bantul Kini Masuk Zona Oranye Covid-19

Sejauh ini menurut keterangan Sulistyantoro seluruh warga positif menjalani isolasi mandiri di rumah. "Isolasi mandiri semuanya di rumah. Dipantau oleh nakes dari Puskesmas, kebetulan kategori OTG semua. Sudah ikut vaksin yang positif," imbuhnya.

Salah satu warga di padukuhan Gokerten, Murtijo menceritakan aktivitas tilik muncul atas inisiatif warga. Kebanyakan warga yang melakukan tilik kala itu merupakan para ibu-ibu.

Saat tahu warga yang bersangkutan positif, pihak Puskesmas disebutkan Murtijo segera melakukan tracing dan hasilnya sembilan warga tilik dinyatakan positif. "Hasilnya PCR baru saja keluar dan kebetulan ibu saya juga salah satu dari sembilan warga yang dinyatakan positif Covid-19," katanya.

BACA JUGA : Bantul Catat Rekor 642 Kasus Baru Covid-19 Sehari, Dinkes

Pasca terkonfirmasi positif, pihak Satgas Kalurahan Srigading melakukan desinfeksi ke rumah warga yang dinyatakan positif. Puskesmas juga telah memberi obat-obatan kepada warga positif.

Munculnya klaster membuat Lurah Srigading, Prabowo Suganda mewanti-wanti masyarakat untuk tetap patuh menerapkan prokes. "Saya pesankan kepada pak dukuh agar tidak bosan-bosan mengingatkan warganya. Kalau tilik-tilik ya enggak usah orang banyak-banyak. Dipastikan juga tetangganya sakitnya apa dulu," katanya.

Kepada warga yang dinyatakan positif, Bowo meminta warga untuk taat mematuhi isolasi mandiri. "Tetap isolasi mandiri, prokes pokoknya tetap dilaksanakan," tegasnya.